Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 1 Marinir Jemput Bola ke Masyarakat Perbatasan
YAHUKIMO, Cakrayudha-hankam.com – Akses kesehatan yang terbatas di daerah perbatasan menjadi tantangan besar bagi masyarakat. Namun, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 1 Marinir hadir sebagai solusi dengan memberikan layanan kesehatan langsung kepada warga di Distrik Dekai, Yahukimo, pada Rabu, 2 April 2025.
Dalam operasi teritorialnya, Satgas tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga aktif mendukung program pemerintah, terutama di bidang kesehatan. Tim medis dari Satgas Yonif 1 Marinir melakukan pemeriksaan kesehatan, memeriksa tekanan darah dan denyut nadi, serta memberikan obat kepada warga yang membutuhkan.
“Kami sangat bersyukur atas layanan kesehatan yang diberikan oleh Satgas Yonif 1 Marinir. Jarak ke puskesmas dan rumah sakit sangat jauh, jadi kehadiran tim medis ini benar-benar membantu kami,” kata seorang warga Distrik Dekai pada Rabu (2/4/2025).
TNI Hadir untuk Kesehatan Masyarakat
Komandan Satgas, Letkol Marinir Siswanto, menekankan bahwa kesehatan adalah aspek krusial dalam kehidupan masyarakat di daerah perbatasan. Oleh karena itu, setiap pos Satgas selalu siap memberikan layanan kesehatan, bahkan tim medis secara aktif mengunjungi kampung-kampung untuk memberikan pengobatan.
“Kami siap membantu kapan saja masyarakat membutuhkan. Kehadiran Satgas tidak hanya untuk menjaga perbatasan, tetapi juga untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” ujarnya.
Panglima Komando Operasi (Pangkoops) Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, juga menegaskan bahwa kehadiran Satgas Pamtas diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
TNI tidak hanya bertanggung jawab menjaga kedaulatan negara, tetapi juga berupaya memastikan kesejahteraan masyarakat di daerah perbatasan. “Dengan adanya tim medis di setiap pos pengamanan, kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran dan kepedulian kami,” tegasnya.
Melalui layanan kesehatan yang terus ditingkatkan, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 1 Marinir tidak hanya berfungsi sebagai garda terdepan dalam pengamanan, tetapi juga sebagai sahabat bagi masyarakat perbatasan, memastikan mereka tetap sehat dan sejahtera. (Red-033)

