Sentuhan Kasih Marinir di Dekai

    0
    59

    Dari Hasil Tani Mama Papua, Tumbuh Harapan Baru

     

    YAHUKIMO, Cakrayudha-hankam.com – Di daerah terpencil Papua yang penuh tantangan, Satgas Yonif 1 Marinir Koopsau Habema membuktikan bahwa kehadiran mereka lebih dari sekadar menjaga keamanan; mereka juga menunjukkan kepedulian. Di Distrik Dekai, Yahukimo, para prajurit Marinir memberikan dukungan kepada mama-mama Papua dengan membeli hasil pertanian mereka, sebuah tindakan kecil yang memberikan dampak besar.

    Pada 30 Maret 2025, suasana yang mengharukan terlihat ketika mama-mama Papua membawa hasil bumi mereka—sayur, buah, dan umbi-umbian—ke pos Satgas. Dengan penuh kehangatan, para prajurit menyambut mereka bukan hanya sebagai pembeli, tetapi juga sebagai saudara. Setiap transaksi bukan sekadar jual beli, melainkan sebuah penghargaan atas kerja keras para petani lokal.

    “Kami tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga ingin memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Ini adalah cara kami menunjukkan bahwa TNI selalu hadir untuk rakyat,” ungkap salah satu prajurit Marinir.

    Komandan Satgas, Letkol Marinir Siswanto, menekankan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar aspek ekonomi; ini adalah wujud kepedulian yang nyata. “Membeli hasil pertanian ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua. Kami ingin kehadiran TNI dirasakan sebagai solusi, bukan hanya sebagai penjaga perbatasan,” jelasnya.

    Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, juga memberikan apresiasi terhadap aksi sosial para prajuritnya. “Di tengah tugas yang berat, mereka masih meluangkan waktu untuk membantu masyarakat. Ini adalah contoh sejati dari kemanunggalan TNI dan rakyat,” kata Mayjen Lucky Avianto.

    Kegiatan sederhana ini memberikan harapan baru bagi masyarakat Dekai. Dengan semangat kebersamaan, TNI dan warga bekerja sama untuk merajut harapan, memperkuat hubungan, dan memandang masa depan Papua yang lebih sejahtera.

    Autentikasi:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)