Ketika Jurus Bukan Sekadar Bela Diri, Tapi Simbol Persaudaraan

    0
    77

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah keindahan alam Nduga, terdapat sebuah pemandangan yang menarik perhatian. Suara langkah yang mantap, gerakan jurus yang bermakna, dan pekikan semangat menggema di tanah Papua. Ini bukan sekadar pertunjukan biasa; melainkan momen bersejarah di mana TNI dan pemuda Nduga bersatu dalam latihan pencak silat, membangun ikatan yang lebih dalam daripada sekadar bela diri—sebuah jalinan persaudaraan.

    Pada Sabtu (29/3/2025), Satgas Yonif 733/Masariku mengadakan latihan pencak silat bersama masyarakat setempat. Setiap gerakan mengandung filosofi kebersamaan. Prajurit TNI dengan sabar membimbing pemuda-pemuda Papua, memperkenalkan seni bela diri asli Nusantara sebagai lebih dari sekadar teknik bertarung—melainkan sebagai simbol keberanian, kedisiplinan, dan keharmonisan.

    “Kami ingin pencak silat menjadi sarana positif bagi pemuda Nduga untuk mengembangkan karakter, mempererat persaudaraan, dan membangun kepercayaan terhadap masa depan,” ungkap Letkol Inf Julius Jongen Matakena, Dansatgas Yonif 733/Masariku, dengan semangat. “TNI bukan hanya pelindung, tetapi juga sahabat yang selalu siap mendukung dan berjalan bersama masyarakat Papua.”

    Gerakan Silat, Gerakan Harapan
    Latihan ini tidak hanya berfokus pada bela diri, tetapi juga menanamkan nilai-nilai persatuan dan kepercayaan yang terus dijalin antara TNI dan masyarakat. Setiap gerakan mencerminkan harapan dan tekad untuk bersama-sama menjaga Papua agar tetap damai dan sejahtera.

    Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, memberikan apresiasi terhadap inisiatif ini, “Pencak silat merupakan warisan budaya bangsa yang tidak hanya mengajarkan kekuatan fisik, tetapi juga kekuatan batin dan rasa persaudaraan. TNI akan selalu hadir untuk membangun Papua dengan sepenuh hati, menciptakan harmoni, dan merajut masa depan yang lebih baik bersama masyarakat.”

    Di tanah Nduga, di balik gerakan silat yang dinamis, terdapat harapan besar untuk Papua yang lebih damai, harmonis, dan penuh persaudaraan. TNI dan pemuda Papua kini tidak hanya berlatih bersama, tetapi juga berjalan berdampingan dalam semangat kebersamaan.

    Autentikasi:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)