Sentuhan Kasih di Pedalaman Maybrat

    0
    83

    TNI Hadirkan Harapan Lewat Layanan Kesehatan Gratis

     

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah hutan lebat Papua, sebuah kampung kecil bernama Asiafsamaan di Maybrat kini merasakan harapan baru melalui layanan kesehatan gratis yang disediakan oleh Satgas Yonif 501/BY. Ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan wujud pengabdian dan kepedulian TNI terhadap masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses layanan medis. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 26 Maret 2025.

    Warga, mulai dari anak-anak hingga lansia, berbondong-bondong datang ke lokasi pelayanan kesehatan. Para tenaga medis TNI dengan penuh ketulusan memberikan pemeriksaan tekanan darah, obat-obatan, dan edukasi kesehatan.

    Dansatgas Yonif 501/BY, Letkol Inf Yakhya Wisnu A., S.Sos., M.Han., menekankan bahwa kehadiran TNI di daerah terpencil tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membantu masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan.

    “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat mendapatkan hak mereka, termasuk dalam bidang kesehatan. TNI hadir bukan hanya sebagai penjaga, tetapi juga sebagai saudara yang peduli,” ungkapnya.

    Bapak Amir, salah satu warga setempat, tidak dapat menyembunyikan rasa harunya.

    “Biasanya, jika kami sakit, kami harus berjalan jauh ke kota. Namun hari ini, dokter dan prajurit TNI datang langsung ke kampung kami. Ini adalah berkah bagi kami semua,” katanya dengan mata yang berkaca-kaca.

    Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, juga menegaskan bahwa kesehatan adalah hak dasar yang harus dinikmati oleh setiap warga, termasuk mereka yang tinggal di daerah terpencil.

    “Di Kampung Asiafsamaan, kami ingin menegaskan bahwa kesehatan seharusnya bukanlah barang mewah. TNI hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan perhatian yang mereka perlukan,” ujarnya.

    Kegiatan ini menunjukkan bahwa kehadiran TNI di Papua tidak hanya untuk menjaga perbatasan, tetapi juga untuk membangun jembatan kasih dan harapan bagi masyarakat.

    Sumber:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red)