Aksi Rano Karno Naik Perahu Karet Dapat Kritikan, Ini Tanggapan Mengenai Perbandingan dengan Gibran

    0
    120

    JAKARTA, Cakrayudha-hankam.com – Tindakan Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, yang meninjau situasi banjir dengan menggunakan perahu karet menjadi sorotan di media sosial. Hal ini disebabkan oleh ketinggian banjir yang dilaluinya hanya sekitar 30 sentimeter (cm).

    Ia juga dibandingkan dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang melakukan peninjauan dengan berjalan kaki.

    Rano Karno, yang akrab disapa Bang Doel, mengungkapkan bahwa ia tidak mempermasalahkan kritik yang ditujukan kepadanya terkait penanganan banjir di Jakarta. Menurutnya, sebagai seorang pemimpin, tindakannya tidak mungkin dapat memuaskan semua orang.

    “Tentu saja, setiap tindakan tidak mungkin menyenangkan semua pihak. Kami harus membuat pilihan. Jika harus memilih, tentu kami akan memilih yang mayoritas,” ujarnya di kawasan Monas, Rabu (12/3/2025).

    Menurutnya, pemantauan yang dilakukan bukan hanya untuk mencari sensasi, tetapi juga untuk merumuskan kebijakan yang dapat mengurangi dampak banjir.

    Ia menambahkan bahwa ia selalu berkoordinasi dengan Gubernur Jakarta, Pramono Anung, selama melakukan kunjungan. Dengan cara ini, Pemerintah Provinsi Jakarta dapat membuat keputusan yang tepat dalam menangani masalah banjir.

    “Artinya, kunjungan yang dilakukan oleh Pram melalui udara dan perjalanan darat yang dilakukan oleh Wagub bukan berarti tanpa koordinasi. Ini memang dilakukan dengan sengaja agar kita bisa menentukan kebijakan yang tepat,” ujarnya.

    Rano juga menyebutkan bahwa beberapa kebijakan telah diambil setelah pemantauan tersebut, salah satunya adalah operasi modifikasi cuaca (OMC). Hal ini menjadi semakin penting setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa cuaca ekstrem akan kembali terjadi antara 11-20 Maret.

    “Alhamdulillah, kami tidak bersikap sombong. Semoga OMC yang dilaksanakan oleh Pemda bersama BPBD dapat berhasil. Ini menunjukkan upaya kami untuk segera melakukan perbaikan,” tutupnya.(Red-033)