Lanal Bintan Ikuti Pembekalan Perwira Jajaran Koarmada I

    0
    90

    BINTAN, Cakrayudha-hankam.com – Para perwira dari Lanal Bintan turut serta dalam Pembekalan Perwira Jajaran Komando Armada I yang mengusung tema “Karakter yang Kuat sebagai Dasar Kepemimpinan untuk Memenangkan Pertempuran”. Kegiatan ini dipimpin oleh Pangkoarmada I, Laksda TNI Dr. Yoos Suryono Hadi, M.Tr.(Han)., M.Tr.Opsla., CHRMP., dengan pemateri Laksdya TNI (Purn) Achmad Taufiqoerrochman, S.E., yang berlangsung di Gedung Kolat Koarmada I pada hari Senin (10/03/2025).

    Dalam sambutannya, Pangkoarmada I menekankan bahwa “Materi yang akan disampaikan sangat penting bagi kita sebagai Perwira Jalasena, sebagai bekal dalam melaksanakan tugas, terutama dalam hal kepemimpinan untuk memenangkan pertempuran demi kehormatan bangsa dan negara.”

    Pada kesempatan yang berharga ini, saya ingin menekankan kepada seluruh perwira untuk memperhatikan dengan seksama semua yang disampaikan oleh pemateri. “Pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki akan memberikan pencerahan dan sangat bermanfaat bagi kita semua. Kita semua berharap agar TNI Angkatan Laut ke depan memiliki kekuatan unsur KRI yang handal, semangat prajurit yang tak kenal menyerah, serta mampu berlatih dan siap berjuang demi kejayaan TNI Angkatan Laut di masa depan,” ungkap Pangkoarmada I.

    Selanjutnya, Laksdya TNI (Purn) Achmad Taufiqoerrochman dalam pembekalannya menyatakan, “Di negara-negara maju, sekecil apapun pengalaman selalu dibagikan.

    Misalnya, jika ingin membuat kurikulum sniper, prosedurnya harus disiapkan, dan saat pelaksanaan di lapangan, akan ditanyakan apakah masih ada sniper dari Perang Dunia Kedua, Perang Vietnam, dan perang-perang lainnya. Jika masih ada, mereka akan dipanggil meskipun sudah berusia lanjut.”

    “Mereka diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman, terutama mengenai kondisi psikologis para sniper yang berada di belakang garis musuh, baik sendirian maupun berdua. Pengalaman-pengalaman ini sangat penting untuk disampaikan agar dapat digunakan sebagai dasar perbaikan kurikulum dan strategi, berdasarkan pengalaman nyata para pelaku di lapangan,” tutupnya. (Pen Lanal Bintan/Red-033)