Kehangatan Iman di Tanah Papua: Satgas 700 Beribadah Bersama Masyarakat Wuloni

    0
    54

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Di balik keindahan pegunungan Papua, suasana haru dan kebersamaan terjalin di Gereja Bethel Tagaloa, Wuloni. Pada hari Minggu (9/3/2025), prajurit Satgas 700 yang baru beberapa hari bertugas di Distrik Ilaga, ikut serta dalam ibadah bersama masyarakat setempat. Dipimpin oleh Lettu Inf I Made Mertiana, kehadiran mereka tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membangun kedekatan dan berbagi kehangatan iman.

    Ibadah yang Penuh Makna
    Di tengah alunan doa dan pujian, para prajurit terlarut dalam suasana khidmat, bersatu dengan jemaat dalam ibadah yang sarat makna. Pendeta Teis W memimpin kebaktian, menyampaikan pesan kedamaian dan kasih kepada semua yang hadir.

    Dalam sambutannya, Lettu Inf I Made Mertiana menyampaikan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat dari masyarakat Wuloni. Ia mengajak seluruh warga untuk bersatu dalam menjaga kedamaian di daerah tersebut.

    “Kami ada di sini bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat. Mari kita bergandeng tangan untuk membangun kedamaian dan kebersamaan di tanah Papua. Mohon doakan kami agar selalu diberikan perlindungan dan kekuatan dalam menjalankan tugas kami.”

    Dukungan dan Doa dari Masyarakat Wuloni
    Kehadiran Satgas 700 disambut dengan antusias oleh Yatinus Wonda (55), Kepala Suku Wuloni, yang mengajak warganya untuk bekerja sama dengan prajurit TNI dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik dan harmonis.

    Pendeta Teis W juga tidak dapat menyembunyikan rasa harunya. Ia mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi para prajurit dalam ibadah, serta berharap agar kebersamaan ini dapat terus terjalin dalam setiap kegiatan gereja.

    “Kami merasa terhormat dan bersyukur atas kehadiran Satgas 700 di tengah kami. Kehadiran mereka memberikan rasa aman dan kebahagiaan bagi jemaat. Kami akan senantiasa mendoakan agar Tuhan melindungi dan menguatkan mereka dalam setiap langkah pengabdian mereka.”

    Lebih dari Sekadar Pengamanan – Membangun Jembatan Kasih
    Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, menekankan bahwa momen ini bukan hanya sekadar ibadah bersama, tetapi juga merupakan simbol persaudaraan, harapan, dan kebersamaan.

    “Kehadiran Satgas 700 tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga bertujuan untuk membangun jembatan hati, merajut kebersamaan, dan menyebarkan kasih di tanah Papua.”

    Di tengah berbagai tantangan yang ada, sinergi antara Satgas 700 dan masyarakat Wuloni menjadi sumber harapan, menunjukkan bahwa dengan kasih dan persatuan, segala perbedaan dapat disatukan dalam harmoni.

    Authentication:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)