6.259 Personel TNI-Polri Siap Amankan Pilkada di DKI Jakarta

    0
    122
    Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Rafael Granada Baay, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, dan Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi memimpin apel gabungan TNI-Polri bertajuk "Operasi Mantap Praja Jaya 2024 di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya" dalam rangka pengamanan tahapan pemungutan dan penghitungan suara Pilkada Serentak 2024, bertempat di Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2024). [Foto: Pendam Jaya]

    JAKARTA, Cakrayudha-hankam.com – Panglima Kodam (Pangdam) Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Rafael Granada Baay, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, S.I.K., dan Penjabat (Pj) Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta Dr. Teguh Setyabudi, M.Pd., memimpin apel gabungan TNI-Polri bertajuk “Operasi Mantap Praja Jaya 2024 di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya” dalam rangka pengamanan tahapan pemungutan dan penghitungan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, bertempat di Silang Monas, Cawan Selatan, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2024).

    Apel gabungan ini, melibatkan 6.259 personel yang terdiri dari 1.200 personel TNI dan 5.059 personel Polri. Mereka akan bertugas mengamankan Tempat Pemungutan Suara (TPS) selama proses Pilkada Serentak pada Rabu, 27 November 2024, mendatang.

    Dalam sambutannya, Pangdam Jaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay menegaskan bahwa apel ini bertujuan untuk meneguhkan komitmen tugas dan tanggung jawab TNI-Polri bersama Pemerintah DKI Jakarta dalam menjaga netralitas seluruh proses Pilkada 2024 di Jakarta, sehingga dapat berjalan dengan lancar, aman dan terkendali, serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya.

    “Jaga sinergitas dan soliditas dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan instansi terkait lainnya. Hindari sikap arogansi dan selalu bersikap humanis dalam menjalankan tugas, serta pastikan setiap perkembangan situasi dilaporkan secara berjenjang untuk menjaga kelancaran Pilkada yang aman dan kondusif,” tegas Mayjen TNI Rafael.

    Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto dalam sambutannya menegaskan, Operasi Mantap Praja Jaya 2024 akan dilaksanakan selama 14 hari ke depan. Dengan tujuan untuk menjaga stabilitas keamanan dan mendukung proses demokrasi di wilayah DKI Jakarta.

    “Kami siap menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” ujar Irjen Pol Karyoto.

    Pada kesempatan yang sama, Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi mengingatkan pentingnya pengamanan yang optimal, sigap, dan profesional selama tahapan pemungutan dan perhitungan suara.

    Teguh Setyabudi juga menekankan pentingnya sinergitas antara TNI, Polri dan Pemerintah Daerah, serta partisipasi aktif masyarakat dalam memastikan proses Pilkada berjalan dengan baik.

    Apel gabungan TNI-Polri ini turut dihadiri oleh Danrem 051/Wkt, Danrem 052/Wkr, Pejabat Teras Kodam Jaya, Pejabat Utama (PJU) Polda Metro Jaya, Ketua Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta, serta pejabat Pemprov DKI Jakarta. (Red-050)

     

    Sumber: Pendam Jaya