Program Makan Siang Gratis di Kota Pekanbaru Tertunda, Begini Alasannya

    0
    281
    TERTUNDA: Sejumlah siswa di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, belum dapat menikmati manfaat program makan siang bergizi gratis karena terkendala beberapa faktor, khususnya masalah logistik. [Foto: MC Provinsi Riau]

    PEKANBARU, Cakrayudha-hankam.com – Program makan siang bergizi gratis yang digagas pemerintah pusat, seharusnya mulai berjalan secara bertahap pada Senin (6/1/2024) ini. Namun, sejumlah siswa di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, belum dapat menikmati manfaat program ini karena terkendala beberapa faktor, khususnya masalah logistik.

    Wakil Ketua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Pekanbaru, Ulul Azmi, menjelaskan bahwa keterlambatan pengiriman peralatan dapur menjadi hambatan utama pelaksanaan program. “Peralatan dapur yang diperlukan untuk menyiapkan makanan bergizi belum sepenuhnya tersedia,” ujar Ulul Azmi, Senin (6/1/2024).

    Meskipun sempat tertunda, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru telah menetapkan 11 sekolah sebagai pilot project program makan siang gratis. Program ini direncanakan menyasar 3.306 siswa, terdiri atas 1.655 siswa laki-laki dan 1.651 siswa perempuan di wilayah Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru.

    Ke-11 Sekolah yang ditetapkan sebagai pilot project program makan siang gratis di wilayah Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru meliputi:

    • SMP: SMP Negeri 16, SMP Negeri 02, dan SMP Negeri 03.
    • SD: SD Negeri 13, SD Negeri 14, SD Negeri 05, SD Negeri 27, SD Negeri 06, dan SD Negeri 15.
    • TK: TK Pertiwi dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal I.

    “Pemilihan sekolah didasarkan pada jumlah siswa, kondisi sarana prasarana, serta tingkat kebutuhan gizi siswa,” tambah Ulul Azmi.

    Program ini mendapat alokasi anggaran sebesar Rp10.000 per porsi makan siang untuk setiap siswa. Meskipun ada kendala awal, Azmi optimis program ini akan segera berjalan lancar setelah seluruh persiapan selesai.

    “Kami berharap program ini dapat meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan siswa-siswi di Pekanbaru,” tutup Ulul Azmi. (Red-050)

     

    Sumber: MC Provinsi Riau