Melestarikan Budaya Indonesia, Yayasan Pasopati Cakra Nusantara Gelar Doa Akhir Tahun 2024 di Sidoarjo

    0
    273

    SIDOARJO, Cakrayudha-hankam.com – Yayasan Pasopati Cakra Nusantara menggelar kegiatan doa akhir tahun 2024 dan silaturahmi bersama lintas agama dan budaya di Gedung Museum MPU Tantular Sidoarjo, Minggu (29/12/2024) siang.

    Kegiatan ini diikuti sebanyak 150 peserta dari beberapa kalangan tokoh budaya se – Jawa Timur (Jatim). Dan, acara ini juga dimeriahkan oleh berbagai pertunjukan seni, mulai dari tarian tradisional hingga paduan suara. Stand-stand budaya yang menampilkan keragaman Indonesia turut menambah semarak acara

    Kepala Dinas Potensi Dirgantara Lanud Muljono Letkol Sus Arwani mengatakan, bahwa kegiatan ini sangat penting untuk terus menjaga dan menghidupkan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia.

    Menurutnya, budaya merupakan wajah dari suatu negara dan jika nilai budaya tersebut ditinggalkan atau tergerus oleh masalah internal dan eksternal maka identitas budaya bangsa bisa hilang.

    “Oleh sebab itulah, pentingnya anak muda untuk terus mempertahankan nilai-nilai budaya demi menjaga keutuhan bangsa Indonesia,” ujarnya saat diwawancarai oleh wartawan Cakra Yudha Hankam sela-sela kegiatan berlangsung.

    Letkol Sus Arwani menjelaskan, bahwa tantangan globalisasi ini sangat penting mempertahankan budaya bangsa Indonesia.

    “Tidak hanya faktor dari luar yang mempengaruhi, namun juga dari dalam. Dimana minat generasi muda terhadap budaya Indonesia semakin berkurang,” jelas Letkol Sus Arwani.

    “Ada beberapa budaya yang sebenarnya milik Indonesia seperti reog. Yang mana pernah diakui oleh negara lain seperti Malaysia,” katanya.

    Lebih lanjut, kata Letkol Sus Arwani, melalui kegiatan ini, masyarakat Indonesia khususnya generasi muda diingatkan kembali tentang pentingnya menjaga budaya dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya.

    “Pemberian penghargaan ini tidak hanya diberikan kepada sembarang orang, melainkan kepada mereka yang memiliki dedikasi tinggi dalam melestarikan budaya-budaya Indonesia,” sebut Letkol Sus Arwani.

    Ia pun menuturkan bahwa kegiatan ini harus terus dilakukan untuk memastikan bahwa budaya Indonesia tetap hidup dan dihargai, terutama generasi milenial dan Gen Z.

    “Saya mengajak generasi muda khususnya milenial maupun Gen Z untuk lebih membuka diri, mempelajari, dan bangga terhadap budaya – budaya Indonesia,” ajaknya.

    Ia pun menegaskan, bahwa Indonesia mempunyai budaya yang sangat berharga, yang tidak dimiliki oleh negara manapun.

    “Ini sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk melestarikan dan menjaga nilai-nilai budaya, agar tetap menjadi wajah negara yang dikenal dunia,” tegas Letkol Sus Arwani.

    “Budaya Indonesia harus terus dipertahankan dan dilestarikan, agar tetap dapat memberikan nilai-nilai positif bagi kemajuan bangsa,” pungkasnya. (059)