Pencegahan Narkoba Dimulai dari Edukasi dan Kesadaran Masyarakat

    0
    167

    Jakarta, Cakrayudha-hankam.com – Dewan Pembina Gerakan Nasional Anti-Narkotika (Granat), Togar Sianipar, menegaskan pentingnya pencegahan narkoba dengan fokus mengedukasi masyarakat. Ia menyatakan bahwa upaya pencegahan dimulai dari keluarga dan kesadaran akan bahaya narkoba.

    Menurutnya, masalah narkoba memiliki dua sisi, yakni permintaan (demand) dan pasokan (supply), dengan pengurangan permintaan sebagai kunci utama. “Yang lebih penting adalah mengurangi permintaan, bagaimana mengedukasi masyarakat agar sadar bahwa narkoba itu sangat berbahaya,” kata Togar dalam wawancara bersama Pro 3 RRI, Kamis (12/12/2024).

    Togar mengingatkan pentingnya selektivitas dalam pergaulan, karena banyak kasus narkoba bermula dari coba-coba. Ia mengajak masyarakat berhati-hati memilih teman dan lingkungan sosial untuk menghindari penyalahgunaan narkoba.

    Pencegahan sejak dini adalah kunci utama untuk mengatasi masalah narkoba yang semakin meluas di masyarakat. Upaya pencegahan ini perlu dimulai dari lingkungan keluarga dan sosial.

    Lebih lanjut, ia menyatakan pemisahan antara pengguna narkoba dan pengedar narkoba di dalam penjara harus segera dilakukan. Pengguna narkoba yang ingin pulih harus diberikan kesempatan rehabilitasi, sementara pengedar tetap harus menjalani proses hukum.

    Ia juga menekankan bahwa pencegahan harus dimulai dari keluarga, dengan mengedepankan kesadaran akan bahaya narkoba. “Setiap keluarga, masyarakat, dan individu harus sadar bahwa narkoba berbahaya, dan kita harus bersama mengedukasi diri,” ujarnya.

    Dengan pendekatan yang komprehensif ini, ia berharap Indonesia bisa mendekati tujuan bebas narkoba. “Hal ini akan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” pungkas Togar.(Red-033)

    Editor: EH056