Satgas Yonzipur 8/SMG Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal di Perbatasan RI-Malaysia

    0
    90
    Satgas Pamtas RI-Mly Yonzipur 8/SMG berhasil menggagalkan upaya penyelundupan miras di Desa Buduk Kinangan, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Senin (2/12/2024) lalu. [Foto: tni.mil.id]

    NUNUKAN, Cakrayudha-hankam.com – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Malaysia (Satgas Pamtas RI-Mly) Batalyon Zeni Tempur 8/Sakti Mandra Guna (Yonzipur 8/SMG) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan minuman keras (miras) yang terjadi di Desa Buduk Kinangan, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, Senin (2/12/2024) lalu.

    Hal ini sejalan dengan perintah Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto melalui Keputusan Panglima (Keppang) Nomor Kep/1452/XI/2024 tanggal 22 November 2024 tentang pembentukan Satuan Tugas (Satgas) pencegahan, pemantauan, dan penindakan pelanggaran prajurit/PNS TNI dalam bentuk judi online, narkoba, penyelundupan dan korupsi di lingkungan TNI.

    Penggagalan upaya penyelundupan miras tersebut, bermula saat anggota Pos Gabungan Bersama (Gabma) Long Midang yang dipimpin Wakil Komandan Satuan Tugas (Wadansatgas) Kapten Czi Aryo melaksanakan patroli di ‘jalan tikus’.

    Dalam operasi ini, tim patroli berhasil menemukan 96 botol miras merek Lucky yang disembunyikan dalam beberapa karung. Namun, para pelaku berhasil melarikan diri ke arah Malaysia ketika dilakukan penyergapan.

    Tidak berselang lama, Patroli lanjutan yang dipimpin Sertu Aziz, Danpos Gabma Long Midang, menemukan aktivitas mencurigakan di lokasi berbeda. Kali ini, tim mengamankan 48 botol miras merek Lucky yang ditinggalkan pelaku setelah melarikan diri.

    Saat ini, seluruh barang bukti miras diamankan di Pos Gabma Long Midang untuk selanjutnya diserahkan ke Polsek Krayan guna proses hukum lebih lanjut.

    Di tempat berbeda, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) VI/Mulawarman, Kolonel Kav Kristiyanto, S.Sos., membenarkan keberhasilan satgas tersebut serta memberikan apresiasi atas kesigapan Satgas dalam menjalankan tugas.

    “Keberhasilan ini menunjukkan pentingnya sinergi antara Satgas Pamtas dan masyarakat dalam mengamankan wilayah perbatasan dari aktivitas ilegal,” tegas Kapendam VI/Mulawarman. (Red-050)

     

    Sumber: Puspen TNI