Beginilah Kronologis TNI AL Bantu Tragedi 2 Kapal Terbakar di Pelabuhan Masami Pasifik

    0
    226
    Prajurit Lanal Banyuwangi bersama tim Damkar Kabupaten Banyuwangi, Polairud Polresta Banyuwangi, Basarnas Banyuwangi, dan Stakeholder membantu pengamanan dan pemadaman kebakaran dua kapal ikan KMN Dinda Jaya dan KMN Bahtera Makmur di kawasan Pelabuhan Perikanan Masami Pasifik, Ketapang, Banyuwangi, Senin (2/12/2024). [Foto: tni.mil.id]

    BANYUWANGI, Cakrayudha-hankam.com – Prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) yang bertugas di Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi bersama dengan tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Banyuwangi, Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi, Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) KabupatenBanyuwangi, dan stakeholder membantu pengamanan dan proses pamadaman kebakaran terhadap dua Kapal Motor Nelayan (KMN) Dinda Jaya dan KMN Bahtera Makmur yang terbakar di kawasan Pelabuhan Perikanan Masami Pasifik, Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada Senin (2/12/2024).

    Kronologis kejadian tersebut, berawal dari prajurit Lanal Banyuwangi mendapatkan informasi tentang adanya kebakaran dua kapal ikan KMN Dinda Jaya dan KMN Bahtera Makmur yang terbakar di kawasan Pelabuhan Perikanan Masami Pasifik, Jalan Raya Situbondo-Ketapang, Banyuwangi.

    Mendengar informasi tersebut, Komandan Lanal (Danlanal) Banyuwangi, Letkol Laut (P) Hafidz, M.Tr.Opsla., melalui Perwira Pelaksana (Palaksa) Lanal Banyuwangi, Mayor Mar I Nyoman Suarmika segera mengerahkan unsur Patroli Keamanan Laut (Patkamla) Lanal Banyuwangi, masing-masing Patkamla Payaman, Rigid Buoyancy Boat  (RBB), Rigid Hull Inflatable Boat (RHIB) milik KAL Sembulungan II-5-42, satu mobil ambulance, serta prajurit Lanal Banyuwangi untuk memberikan bantuan berupa pengamanan area dan proses pemadaman.

    Setibanya di lokasi kejadian, tim gabungan segera bergerak melakukan pengamanan area dan pemadaman di sekitar pelabuhan yang disinyalir karena konsleting listrik.

    Setelah berupaya memadamkan selama beberapa jam, akhirnya kebakaran dua kapal ikan tersebut berhasil dipadamkan.

    Dalam insiden tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Tetapi ada seorang anak buah kapal (ABK) mengalami luka bakar pada tangannya dan kerugian material berupa kerusakan parah pada kapal tersebut.

    Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh jajaran TNI AL untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menerima segala informasi yang diterima, serta kehadiran TNI AL diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat di sekitarnya. (Red-050)

     

    Sumber: tni.mil.id