Penutupan OJT: Kepala Staf Koarmada III Beri Pembekalan Kepada 99 Tamtama Remaja

    0
    123
    Kepala Staf Koarmada III, Laksma TNI Singgih Sugiarto, S.T., M.Si., memberi pembekalan dan pengarahan kepada 99 Prajurit Tamtama Remaja Angkatan XLIV lulusan Satdik III TA 2024 di Gedung Serba Guna (GSG) Mas Pardi, Mako Armada III, Katapop, Kabupaten Sorong, pada Senin (21/10/2024). [Foto: tnial.mil.id]

    SORONG, Cakrayudha-hankam.com  – Mewakili Panglima Komando Armada III (Pangkoarmada III), Laksamana Muda (Lakda) TNI Hersan, S.H., M.Si., Kepala Staf Koarmada III, Laksamana Pertama (Laksma) TNI Singgih Sugiarto, S.T., M.Si., memberikan pembekalan dan pengarahan kepada 99 Prajurit Tamtama Remaja Angkatan XLIV lulusan Satuan Pendidikan (Satdik) III Tahun Anggaran (TA) 2024, bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Mas Pardi, Mako Armada III, Katapop, Kabupaten Sorong, pada Senin (21/10/2024).

    Kegiatan On The Job Training (OJT) ini berlangsung selama 14 hari dan dipimpin langsung oleh Komandan Komando Latihan (Dankolat) Koarmada III, Kolonel Laut (P) Ahmad Muharom.

    Tujuan OJT adalah untuk memberikan pengenalan, pengetahuan, dan keterampilan, baik secara klasikal maupun praktek lapangan. Sehingga para prajurit siap ditempatkan di kedinasan masing-masing.

    Dalam arahannya, Kepala Staf Koarmada III Laksma TNI Singgih Sugiarto menekankan kepada Prajurit Tamtama Remaja untuk selalu mengaktualisasikan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Sapta Marga, Sumpah Prajurit, 8 Wajib TNI, serta Trisila TNI AL secara baik dan benar.

    Laksma TNI Singgih Sugiarto juga mengingatkan untuk menaati semua aturan yang berlaku di lingkungan TNI dan TNI AL serta menghindari berbagai pelanggaran yang bisa merugikan diri sendiri maupun keluarga, apalagi yang mencoreng nama baik institusi.

    “Figur seorang Tamtama Remaja adalah prajurit muda yang siap operasional dalam kegiatan di satuan. Hal ini dapat dilihat dari sikap perilaku, pengetahuan, keterampilan, serta jasmani yang prima. Upaya untuk membekali diri tidak terpaku di lembaga pendidikan saja, para prajurit harus terus menggali ilmu pengetahuan yang berkembang,” tutup Laksma Singgih. (Red-050)

     

    Sumber: tnial.mil.id