Seorang Pria Todongkan Pistol ke Sopir Ambulans

    0
    90

    Demi Rebut Jenazah Kakaknya

     

    Sumenep,(Cakrayudha-hankam.com) – Seorang pria di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, berinisial TSN (37) nekat menodongkan pistol ke sopir ambulans yang sedang membawa jenazah kakak kandungannya.

    Warga Desa Parsanga, Kecamatan/Kota Sumenep itu ingin agar jenazah sang kakak langsung dibawa ke rumahnya, bukan ke rumah suami dan menantunya.

    “Pistol airsoft gun yang ditodongkan (ke sopir ambulans) digunakan untuk menakut-nakuti agar jenazah yang dibawa ambulans itu dibawa ke rumah korban,” kata Kepala Sub-Bagian Hubungan Masyarakat Polres Sumenep AKP Widiarti saat dihubungi, Kamis (10/10/2024).

    Widiarti menjelaskan, peristiwa penodongan itu bermula pada Sabtu (4/10/2024) saat Dewi Yuliastuti yang merupakan kakak pelaku jatuh sakit dan dilakukan rawat inap di RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

    Selanjutnya, pada Selasa (8/10/2024), Dewi ditanyakan meninggal dunia dan rencananya akan dibawa pulang ke rumah suaminya yang ada di Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep menggunakan ambulans.

    “Dimana di dalam ambulan tersebut yaitu berisi korban, anak korban, ibu mertua korban dan istri dari saudara istri korban serta sopir ambulans,” tuturnya.

    Namun, setelah dalam perjalanan tepatnya di timur RSI Garam Kalianget yang terletak di Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep korban dihadang oleh TSN menggunakan sepeda motor dari arah berlawanan yaitu dari arah timur Kalianget.

    Setelah itu, pelaku bersama keluarga yang lain putar balik ke arah timur yang membuntuti mobil ambulans tersebut.

    Kemudian pelaku dengan mengendarai sepeda motor mendekati pintu mobil ambulans sebelah kanan.

    Bahkan, sopir ambulans melihat pelaku menggunakan tangan kanannya mengambil airsoft gun yang diselipkan di pinggang kanan lalu digedor ke kaca mobil depan sebelah kanan.

    Pelaku juga menyuruh sopir ambulans untuk jalan terus ke arah timur yakni rumah pelaku.

    Widiarti menambahkan, sesampainya dipertigaan yang terletak di Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, pelaku bersama keluarga lainnya berhenti dan menghampiri pintu depan mobil ambulans sebelah kiri.

    “Pelaku memegang airsoft gun menggedor kaca depan sebelah kiri sebanyak dua kali.

    Dan pelaku menyampaikan kepada sopir untuk jalan terus ke arah timur.

    Sehingga dikarenakan sopir ambulans merasa ketakutan, sopir tersebut tetap melaju ke timur mengikuti arahan dari pelaku,” kata dia.

    Setelah itu, ambulans mengikuti permintaan pelaku untuk mengantarkan jenazah ke rumahnya yang berada di Dusun Tarebungan, Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. Jenazah pun dikebumikan di sana.

    Setelah peristiwa itu, suami Dewi Yuliastuti yakni MI (54) melaporkan kejadian tersebut ke polisi pada Rabu (9/10/2024. Di hari yang sama, pelaku bersama barang bukti (BB) airsoft gun merk glock 22 gen 4 Austria 40 warna hitam diamankan di Polsek Kalianget guna penyelidikan lebih lanjut. “Akibat perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 335 ayat (1) ke 1e KUH Pidana,” tandasnya mengakhiri perbincangan bersama awak media.(Red)