Polda Jatim: Empat Pemilik Ladang Ganja di Taman Nasional Bromo Jadi Tersangka

    0
    187
    Polda Jatim menemukan puluhan lokasi ladang ganja dengan luas 1,5 hektare di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. [Foto: pmjnews]

    SURABAYA, (Cakrayudha-hankam.com) – Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menjadi perhatian publik setelah Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menemukan puluhan lokasi ladang ganja dengan luas 1,5 hektare, Rabu (25/9/2024).

    Personel Polda Jatim berhasil menangkap empat tersangka dan menyita lebih dari 30 ribu batang tanaman ganja.

    Ditres Narkoba Polda Jawa Timur bersama Polres Lumajang mengatakan, telah ditemukan dan terdapat ladang ganja dengan jumlah besar di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

    Dari hasil penyisiran di lapangan, polisi telah menemukan lebih dari 38 ribu batang tanaman ganja di 49 titik ladang ganja. Selain tenaman ganja, polisi juga menyita ganja kering dan bibit ganja siap tanam yang disembunyikan di semak-semak belukar.

    Kini polisi terus menelusuri sejumlah lokasi, yang diduga masih terdapat tanaman ganja.

    Direktur Reserse Narkoba Polda Jatim, Kombes Pol Robert Da Costa, S.I.K., M.H., menyebutkan bahwa pihaknya juga telah menangkap empat tersangka pemilik ladang ganja, yang seluruhnya adalah warga Desa Argosari, Kabupaten Lumajang. Selain keempat tersangka, polisi terus mengejar otak utama di balik penanaman ganja di TNBTS itu.

    “Mereka telah menanam ganja sejak Januari 2024. Pada Januari hingga September 2024 ada tanaman yang dipanen dan ada pula yang tidak,” ungkap Kombes Pol Robert Da Costa.

    “Ini masih terus kita lakukan pencarian, karena diduga masih banyak titik-titik tempat penanaman ganja,” pungkas Direktur Reserse Narkoba Polda Jatim ini. (**)

    Sumber: tribratanews.com