Presiden Jokowi: TNI-Polri Harus Jadi Pelindung Utama bagi Perempuan dan Anak

    0
    175
    Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pengarahan kepada pejabat TNI dan Polri, Istana Negara IKN, Kamis (12/09/2024). (Foto: Humas Setkab/Ibrahim)

    NUSANTARA, (Cakrayudha-hankam.com) Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya peran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam melindungi perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan. Hal ini disampaikan Presiden Jokowi dalam pidatonya di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), Provinsi Kalimantan Timur, pada Kamis (12/9/2024).

    “Saya minta TNI dan Polri bisa menjadi institusi pertama yang diandalkan perempuan dan anak, ketika mereka membutuhkan perlindungan,” kata Presiden Jokowi.

    Presiden Jokowi menegaskan pentingnya kedua institusi ini menjadi tempat pertama yang terpikir oleh korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) maupun kekerasan seksual.

    Lebih lanjut, Presiden Jokowi menekankan bahwa perempuan dan anak harus merasa aman dan terlindungi jika mengadukan kekerasan fisik, bullying, maupun penganiayaan kepada TNI dan Polri.

    “Di dalam pikiran para perempuan dan anak, mereka harus merasa bahwa TNI dan Polri adalah tempat pertama yang mereka datangi untuk mencari perlindungan,” tambahnya.

    Presiden Jokowi juga meminta TNI-Polri untuk memberdayakan personel di lapangan, seperti Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), agar mereka menjadi garda terdepan dalam memberikan bantuan.

    “Babinsa dan Bhabinkamtibmas harus diberdayakan sebagai ujung tombak dalam pertolongan pertama kepada perempuan dan anak,” tegasnya.

    Dengan langkah ini, Presiden Jokowi berharap perlindungan bagi kelompok rentan seperti perempuan dan anak bisa semakin efektif dan responsif di seluruh wilayah Indonesia. (Red-050)

     

    Sumber: mediahub.polri.go.id