Viral, Pengendara Motor Dikeroyok Begal Saat Jemput Istri Pulang Kerja

    0
    154

    Surabaya,(Cakrayudha-hankam.com) – Viral di media sosial seorang pria menjadi sasaran pengeroyokan oleh sekelompok begal di Surabaya. Usai peristiwa itu, korban bahkan mengalami luka bacokan di beberapa bagian tubuhnya. Berdasarkan video yang diunggah, akun Instagram @surabayakabarmetro, tampak seorang pengendara secara tiba-tiba memutuskan untuk berhenti di tepi jalan yang sepi.

    Tak lama, datang sebanyak lima sepeda motor yang masing-masing dinaiki oleh orang berhenti di dekatnya. Salah satunya, mendekati dan korban langsung terjatuh dari kendaraanya. Kemudian, korban yang baru saja berdiri terlibat aksi saling tarik menarik dengan sejumlah orang tersebut. Selanjutnya, kelompok itu lansung melarikan diri secera bersamaan. “Nek moleh bengi2 ati2 (kalau pulang malam-malam hati-hati) rek.

    Kejadian di Pucang Sewu jam 2.30, dino Sabtu wingi (hari Sabtu kemarin),” tulis @surabayakabarmetro, dalam keteranganya.

    Tak lama, datang sebanyak lima sepeda motor yang masing-masing dinaiki oleh orang berhenti di dekatnya.

    Salah satunya, mendekati dan korban langsung terjatuh dari kendaraanya. Kemudian, korban yang baru saja berdiri terlibat aksi saling tarik menarik dengan sejumlah orang tersebut.

    Selanjutnya, kelompok itu lansung melarikan diri secera bersamaan. “Nek moleh bengi2 ati2 (kalau pulang malam-malam hati-hati) rek.

    Kejadian di Pucang Sewu jam 2.30, dino Sabtu wingi (hari Sabtu kemarin),” tulis @surabayakabarmetro, dalam keteranganya.

    Mengenai hal itu, korban, Fitra Driyan Prawita (24) warga Jalan Sidotopo, Surabaya, mengatakan, peristiwa pengeroyokan tersebut menimpanya diJalan Ngegel Jaya, Minggu (1/9/2024).

    Ketika itu, Fitra berniat menjemput istrinya yang masih bekerja di sebuah tempat billiard di sekitar lokasi.

    Dia memutuskan menunggunya di depan apotek bersama sejumlah ojek online. “Mereka (gerombolan sepeda motor) manggil saya, terus saya berhenti. Saya ditanyai, he awakmu wong (kamu orang) wisanggenih yo (ya),” kata Fitra, ketika dikonfirmasi, Selasa (3/9/2024).

    Sebelum Fitra menjawab, gerombolan itu langsung mengeroyoknya menggunakan tangan kosong dan senjata tajam.

    Dia sendiri tak mengetahui berapa orang yang memukulinya. Atas kejadian itu, Fitra mengaku kehilangan uang sebesar Rp500 ribu dan sebuah handphone miliknya. Dia merasa bersykur karena sepeda motornya masih bisa dipertahankan.

    “Sepeda motor saya untung enggak diambil orang-orang itu,” ujarnya.

    Setelah saya teriak-teriak, pekerja proyek yang menggarap (mengerjakan) gorong-gorong datang semua,” jelasnya. Akhirnya, Fitra langsung larikan ke RSUD dr. Soetomo agar segera mendapatkan penanganan. Dia mengalami sejumlah luka benda tajam di bagian lengan kanan dan punggung.

    Sementara itu, Kanit Polsek Gubeng, Iptu Sutrisno membenarkan, adanya peristiwa pengeroyokan tersebut. Sejumlah anggotanya sempat mengejar namun tidak berhasil menangkap.

    “Anggota sudah sempat mengejar (pelaku pengeroyokan), tetapi pelaku tidak tertangkap,” pungkas Sutrisno mengakhiri pebrincangan bersama awak media.(EH.056)