Saturday, July 4, 2026

    Respon Kasus Penyerangan OTK, Anggota Polres Dogiyai Terkena Panah 

    0
    120
    Anggota Polres Dogiyai terkena anak panah saat merespon kejadian penyerangan di Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah, Minggu (1/9/2024). [Foto: Dok. Polres Dogiyai]

    DOGIYAI, (Cakrayudha-hankam.com) – Seorang anggota Kepolisian Resor (Polres) Dogiyai diserang orang tidak dikenal (OTK) saat sedang melakukan respon ke tempat kejadian perkara (TKP) aksi penyerangan sebuah rumah di Jembatan Kayu, Belakang Kampung Ikebo, Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah, pada Minggu (1/9/2024).

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo membenarkan adanya aksi penyerangan tersebut pada Minggu (1/9/2024) sekitar pukul 19.00 WIT.

    Ignatius Benny menjelaskan, saksi mendengar adanya teriakan dari sekelompok pemuda yang berasal dari arah jembatan kayu sebelah kali. Tidak lama kemudian, dari arah tersebut terjadi pelemparan batu ke arah rumah.

    “Saksi langsung melaporkan hal tersebut ke Piket Polres Dogiyai dan personel merespon cepat laporan tersebut,” kata Kabid Humas polda Papua dalam keterangan yang diterima media ini, Senin (2/9/2024).

    Sesampai di TKP, personel Polres Dogiyai langsung melakukan pengecekan dari arah jembatan kayu Kali Tuka atau dibelakang Puskesmas Moanemani, namun pelaku penyerangan tidak terlihat.

    Setelah selesai pengecekan, tiba-tiba salah satu personel Polres Dogiyai bernama Bripda Rainer G. Dacosta terkena anak panah. Yang bersangkutan langsung dibawa ke rumah seorang dokter untuk dilakukan tindakan medis.

    Kapolres Dogiyai, Kompol Sarraju, dalam keterangan itu mengatakan, saat dilakukan pengecekan kembali, personel menemukan dua orang diduga pelaku penyerangan rumah yang bersembunyi pada bangunan disebelah jembatan kayu Kali Tuka.

    “Terduga pelaku berinisial YG (18) dan YA (38) dan ditemukan barang bukti empat buah anak panah, satu buah kapak, dan satu buah parang. Para pelaku beserta barang bukti pun ditangkap dan disita Polres Dogiyai guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” tutup Kompol Sarraju. (**)

     

    Sumber: seputarpapua.com