Kabar Gembira dari BNPB untuk para Fasiliatator SPAB

    0
    106

    Sidoarjo,(Cakrayudha-hankam.com) – Satuan Pendidikan Aman Bencana menjadi program strategis bagi berbagai pihak. Sinergitas antara Kemendikbudristek, BNPB, Kwartir Nasional dan beberapa unsur lainnya dalam berkolaboarasi mewujudkan Satuan Pendidikan Aman Bencana di Indonesia ini, sangat perlu untuk disambung alurkan ke berbagai kalangan.

    Menilik pergerakan program Satuan Pendidikan Aman Bencana yang kini semakin massif dan merambah berbagai lini masyarakat, kedepan akan dibutuhkan banyak fasilitator untuk bergerak bersama. Maka, untuk mensupport hal ini, Maximal Academy mengadakan Training of facilitator SPAB Maximal 2024.

    Dalam Training ini, telah tercetak 43 Fasilitator SPAB dari berbagai daerah. Acara yang diadakan sejak tanggal 1 hingga 3 Agustus 2024 ini telah di ikuti dengan semangat dan antusias oleh para pesertanya. Ke-43 peserta yang mengikuti TOF SPAB Maximal Academy tersebut antara lain berasal dari Pekanbaru, Lampung Timur, Jakarta, Bekasi, Tangerang, NTT, Maluku dan beberapa daerah di Jawa Timur misalanya Sidoarjo, Surabaya, Kota Malang, Tuban, Lamongan, Probolinggo, Jember dan beebrapa daerah lainnya.

    Rangkaian acara TOF ini diawali dengan pembukaan pada hari pertama secara daring oleh Jamjam Muzaki, S.Pd. M.Kp. dilanjutkan dengan materi daring oleh para instruktur. Jamjam muzaki menyampaikan apresiasi untuk peserta yang antusias mengambil bagian dalam TOF SPAB ini. Beliau berharap, dari sini akan muncul fasilitator handal yang akan mengembangkan SPAB sampai ke pelosk Indonesia.

    Pada hari kedua, berkenan hadir, peserta mendapatkan materi Kebijakan, dukungan motivasi dan arahan dari BNPB yang dalam hal ini sampaikan oleh Ibu Lilis Mutmainnah, M.Si. – Analis Kebijakan Ahli Muda – Direktorat Mitigasi Bencana, BNPB.

    Dilanjutkan dengan materi-materi konten penting dalam SPAB. Lilis Mutmainnah menyampaiakan kabar gembira bahwa saat ini tengah disusun rencana pemberian pengahargaan bagi fasilitator dan pegiat SPAB yang aktif dalam menyuarakan dan melakukan diseminasi terkait SPAB. Penghargaan tersebut dibagi menjadi tiga kategori yaitu Perintis, Promotor, dan Pejuang dengan kriteria masing-masing.

    Hal ini tentu saja disambut baik oleh para calon fasilitator SPAB yang bergiat pada hari itu, juga menjadi kabar gembira bagi fasilitator dan pegiat SPAB di seluruh Indonesia. Menjadi fasilitator SPAB memang tidaklah mudah, perlu perjuangan dan geliyra tiada habisnya, sebab masih banyak yang belum paham akan pentingnya program ini. Patutlah jika fasilitator SPAB mendapatkan apresiasi.

    Selanjutnya, kegiatan luring diadakan selama 9 jam. Hadir langsung perwakilan Seknas SPAB Asep Koswara dan Legowo, Staff Analis Penanggulangan Bencana Ahli Muda BPBD Provinsi Jawa Timur Bpk. Dadang Iqwandy, ST. MT., Kepala Bidang PK BPBD Kabupaten Sidoarjo Bpk. Karsono, SE. M.Ak., dan Kepala Maximal Academy Ibu Aslichatul Insiyah, M.Pd.

    Acara Luring juga di buka secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Bpk. Karsono, SE. M.Ak. selaku Kepala Bidang PK BPBD Kabupaten Sidoarjo. Selama tiga hari berturut-turut, peserta telah dibekali berbagai materi tentang teknik fasilitasi program SPAB di sekolah-sekolah sampai dengan pembentukan Dokumen KRB.

    Tidak hanya itu, peserta juga di dibekali materi praktik langsung pembentukan SPAB di beberapa titik Sekolah Dasar yang ada di wilayah Sidoarjo. Diantaranya yakni SDN Karangpuri 1 – Wonoayu, SDN Sukorejo – Buduran, dan SDN Sidokepung 1 Kecamatan Buduran.

    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo pun hadir dan turut menyemangati peserta dengan materi penguatan kebijakan SPAB. Ibu Nanik Sumarviati menyampaikan bahwa untuk kelangsungan SPAB lebih baik dan lebih mantap, bisa dibentuk Forum Fasilitator SPAB sebagai wadah tumbuh kembang Bersama para fasilitator demi kemajuan SPAB.(Azelin)