BNPT Ambil Bagian Dalam Operasi Pengamanan HUT Kemerdekaan RI Ke-79 di IKN

    0
    94
    Jajaran pejabat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menghadiri rapat koordinasi penyiapan pelaksanaan pengamanan wilayah peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79 di Ibu Kota Nusantara (IKN), di Balikpapan, Kalimantan Timur. [Foto: Istimewa]

    JAKARTA, (Cakrayudha-hankam.com) – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-79 di Ibu Kota Nusantara (IKN), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) akan mengambil bagian dengan melakukan serangkaian kegiatan pengamanan wilayah dari masa pra hingga pasca kegiatan nasional ini.

    “Sebagai bentuk tanggung jawab untuk melaksanakan perintah Undang-Undang (UU) tersebut, maka BNPT hadir dalam penyelenggaraan even berkelas international maupun nasional, seperti Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79 tahun 2024 yang  diselenggarakan di Ibu Kota Nusantara pada 17 Agustus 2024 nanti,” ujar Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi, Mayjen TNI Roedy Widodo, dalam keterangannya dari IKN, Kalimantan Timur, seperti dikutip pada Senin (29/7/2024)

    Menurut Roedy, peran BNPT sebagai lembaga koordinator dalam urusan penanggulangan tindak pidana terorisme di Indonesia sangat vital sebagaimana telah diamanatkan dalam UU Nomor 5 Tahun 2018.

    Dalam hal ini, BNPT diberi mandat untuk melaksanakan asesmen terhadap sistem pengamanan di berbagai fasilitas publik maupun objek vital yang mendukung kegiatan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-79.

    BNPT dipastikan telah melaksanakan serangkaian kegiatan sosialisasi dan asesmen sistem pengamanan sarana prasarana objek vital maupun fasilitas publik dalam menyokong keberhasilan perayaan tahunan tersebut, sejak Juni 2024 lalu.

    “BNPT telah melaksanakan sosialisasi dan asesmen sistem pengamanan objek vital dan fasilitas publik sesuai dengan Perban BNPT Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pedoman Perlindungan Sarana dan Prasarana Objek Vital yang strategis dan fasilitas publik dalam pencegahan tindak pidana terorisme. Kami juga akan melakukan kegiatan intelijen, baik di wilayah pelaksanaan maupun wilayah penyanggah Ibu Kota Nusantara,” jelas Mayjen TNI Roedy Widodo.

    Mantan Kepala Biro Perencanaan, Hukum, dan Humas BNPT ini  menjelaskan, asesmen yang dilakukan oleh BNPT meliputi beberapa Objek Vital seperti Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur; Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto Samarinda, Kalimantan Timut; Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit V Balikpapan, Kalimantan Timur; PLTU Asam Asam Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan dan sejumlah fasilitas penginapan publik (Hotel) di Balikpapan dan Samarinda.

    Dia menyatakan, terselenggaranya serangkaian kegiatan peringatan HUT ke-79 RI dengan aman, nyaman dan tertib tanpa adanya aksi teror menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan BNPT dalam sektor pengamanan.

    “Terselenggaranya acara dengan aman, nyaman, dan tertib tanpa adanya aksi terror di Wilayah peringatan HUT RI Secara Khusus Kalimantan Timur dan secara umum berbagai wilayah di Indonesia menjadi tolak ukur keberhasilan BNPT,” jelas Mayjen TNI Roedy Widodo.

    Mayjen TNI Roedy Widodo juga berharap, masyarakat dan semua elemen turut berperan aktif menjaga ketertiban dan kepatuhan terhadap hukum karena akan menjadi poin penting penentu keamanan dan kelancaran jalannya peringatan HUT RI tersebut.

    Sementara itu, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) VI/Mulawarman, Mayor Jenderal TNI Tri Budi Utomo menambahkan, pemerintah telah menggelar rapat koordinasi untuk memantapkan dan memastikan setiap organisasi yang terlibat dalam pengamanan di IKN dapat memahami tugas masing-masing sesuai dengan standar operasional sehingga acara dapat berjalan dengan lancar.

    “Kegiatan rapat kali ini kita laksanakan dengan tujuan untuk memantapkan dan memastikan setiap organisasi yang terlibat dalam pengamanan ini agar benar-benar paham dan mengerti dengan tugasnya masing-masing sesuai dengan standar operasional prosedur di satuan masing-masing dan juga mempedomani protap pengamanan VVIP (very very inportant people) tentunya agar pelaksanaan kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar,” kata Tri Budi Utomo menandaskan. (Red-050)

     

    Sumber: infopublik.id