Kecewanya Korban, Sopir Taksi “Online” Pelaku Pelecehan Seksual Hanya Dihukum Blokir Akun

    0
    91

    Jakarta,(Cakrayudha-hankam.com) – CD (55), seorang perempuan disabilitas yang menjadi korban pelecehan seksual sopir taksi online di wilayah Jakarta Selatan merasa kecewa dengan respons pihak aplikator layanan taksi online.

    Sebab, setelah CD melaporkan peristiwa pelecehan yang ia alami, pihak aplikator hanya memblokir akun milik pelaku secara sementara.

    “Saya sempat melaporkan kasus ini (pelecehan) melalui Instagram aplikator, tetapi pada akhirnya si sopir hanya diblokir akunnya,” ujar korban saat ditemui, Jumat (12/7/2024).

    Menurut CD, hukuman yang diberikan pihak aplikator ke pelaku berinisial IA tidak setimpal. Mestinya, pelaku pelecehan seksual mendapat hukuman pemutusan mitra.

    “Saya sudah mencari soal hukuman pelaku pelecehan yang diterapkan perusahaan ini. Pas saya baca, hukumannya itu langsung putus mitra, bukan blokir akun,” tutur dia.

    CD khawatir IA kembali melakukan pelecehan ketika akunnya sudah dapat digunakan kembali.

    “Jadi saya sangat menyayangkan keputusan bahwa sopir ini hanya diblokir saja, bukan putus mitra,” ucap dia.

    Lebih lanjut, korban menduga bahwa pelaku telah beberapa kali melakukan aksinya. Sebab, IA melakukan aksi pelecehan dengan begitu tenang.

    “Saya tahu dia melakukan pelecehan dengan santai, dia masih senyum, suaranya bahkan bisa menjelaskan bahwa dia sedang horny. Saya menduga dia sudah pernah melakukan hal serupa sebelumnya, tetapi tidak ada laporan,” ungkap korban.

    Maka dari itu, korban memutuskan melaporkan IA ke Polda Metro Jaya. Laporan itu teregistrasi dengan nomor LP/B/3919/VII/2024/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 11 Juli 2024.

    Korban berharap IA mendapat hukuman setimpal dan tidak lagi melakukan perbuatan serupa.

    Diberitakan sebelumnya, CD menjadi korban pelecehan seksual sopir taksi online yang mengantarnya dari kantor ke rumahnya yang ada di wilayah Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2024). Pelecehan itu terjadi di teras rumah korban sekitar pukul 15.00 WIB.

    Pelaku berinisial IA memanfaatkan keterbatasan korban yang tak bisa berjalan sendiri karena lumpuh.

    Mulanya, korban meminta tolong supaya pelaku bisa meminjamkan lengan kanannya untuk membantunya berjalan jalan dari mobil ke depan teras rumah.

    Kemudian, IA mencuri kesempatan untuk menggenggam tangan korban saat CD menumpu tangan kirinya pada lengan kanan pelaku untuk berjalan.

    “Jadi telapak kiri saya menggenggam lengan kanan si sopir. Sopir ini lalu ambil kesempatan memegang telapak kiri saya dari atas pakai tangan kirinya. Jadi seperti orang pacaran,” ungkap korban.

    Sesampainya di depan teras, IA kemudian berhenti sejenak. Ia tak langsung pamit dan kembali ke mobilnya.

    Ia justru menebar senyuman dan menyebut korban sebagai perempuan yang cantik.

    Setelah itu, dalam waktu sekejap, pelaku melakukan gerakan rangkulan menggunakan tangan kanannya dan mencium pipi kanan korban.

    “Pas dia senyum-senyum itu, dia langsung tarik tubuh saya, lalu melakukan gerakan rangkulan dan saya dicium. Saya dicium, saya dicium di pipi bagian kanan,” kata korban dengan nada kesal.

    Penderitaan korban tak berhenti sampai di sana. IA disebut memiliki niat yang lebih buruk saat itu. Pasalnya, pelaku sempat meminta izin untuk menutup pintu gerbang rumah.

    “Dia minta izin ke saya buat tutup pintu gerbang. Dia berbicara seperti itu dengan nada bergetar, yang mana saya tahu dia sedang horny,” ucap dia.

    Korban lalu bersikeras bahwa dirinya hendak masuk rumah. Ia meminta pelaku untuk segera keluar dari teras rumahnya.

    Tapi, pelaku malah meminta supaya bisa menciumnya satu kali lagi.

    “Saya bilang dengan tegas kepada dia untuk pergi. Saya berusaha tidak emosi karena takutnya dia semakin menjadi. Makanya saya bicara dengan nada tegas,” ujar korban.

    “Pas saya ngomong gitu, dia malah berkata, ‘Boleh enggak saya cium lagi’. Belum sempat saya respons, dia langsung melakukan gerakan serupa. Menarik bahu saya, merangkul menggunakan tangan kanannya, dan mencium pipi kanan saya untuk kedua kalinya,” lanjut dia.(Red)