Dapat Kenalan Ngaku Polisi,Cewek di Surabaya Malah Jadi Korban Janji Manis

    0
    144

    Surabaya,(Cakrayudha-hankam.com) – Feny Kesuma kehilangan sepeda motor setelah kencan bersama orang yang dikenal lewat aplikasi dating mengaku sebagai anggota reserse narkoba.

    Orang itu ialah Anggri Vergri Awan warga Tenggumung Baru Selatan, Surabaya.

    Pria itu lantas menggadaikan motor Feny. Sampai sekarang ada di mana sepeda motor itu tidak diketahui.

    Kini Anggri Vergri Awan alias Raditya diadili di Pengadilan Negeri Surabaya. Menurut dakwaan Jaksa Robiatul Adawiyah korban dan terdakwa adalah sesama pengguna aplikasi Tinder. Terdakwa Raditya kenalan dengan Feny mengaku sebagai anggota Polri bertugas di Polrestabes Surabaya sebagai reserse Narkoba. Komunikasi mereka berlanjut lewat whatsapp (WA).

    “Selanjutnya pada hari Sabtu tanggal 17 Februari 2024 sekira pukul 17.00 WIB mereka bertemu untuk pertama kalinya di daerah Lontar Surabaya.

    Kemudian terdakwa mengajak Feny membeli makan dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat Nopol S4617PX Tahun 2014 milik Feny,” terang amar dakwaan.

    Pada pertemuan pertama itu, terdakwa Raditya merayu-rayu Feny. Hingga menjanjikan akan dinikahi. Feny yang berstatus single pun terbuai dengan rayuan tersebut.

    Feny kemudian diajak tinggal di kos terdakwa di Jalan Sidotopo Wetan Indah II Nomor 8 Surabaya. Selama ngekos berdua, sepeda motor Feny sering dipakai terdakwa. Pada 26 Februari terdakwa mulai melakukan eksekusi.

    Feny ditinggal sendiri kos selama dua hari dan sepeda motornya dibawa kabur.

    Feny akhirnya melaporkan penipuan tersebut ke Polsek Kenjeran. Sekitar satu bulan lebih diselidiki, pada 1 April 2024 terdakwa tertangkap di kos Jalan Sidotopo Wetan Indah II No. 8 Surabaya.

    Holili anggota polisi Polsek Kenjeran dalam keterangannya sebagai saksi, sepeda motor korban sudah digadaikan kepada seseorang inisial ABAH seharga Rp4 juta.

    Sayangnya meskipun terdakwa tertangkap, keberadaan motor korban hingga sekarang statusnya masih hilang. Orang inisial ABAH lebih dulu kabur sebelum polisi datang.(Red)