Panglima TNI dan MUI Bahas Masalah Keagamaan dan Palestina

    0
    114
    Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto ketika menerima hasil ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia, di Kantor MUI Pusat, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2024). [Foto: Puspen TNI]

    JAKARTA, (Cakrayudha-hankam.com) – Panglima Tentara Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto melaksanakan kunjungan ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat dalam rangka menerima hasil ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia, bertempat di Kantor MUI Pusat, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2024).

    Hasil ijtima tersebut membahas tentang 16 masalah keagamaan yang mencakup berbagai permasalahan keagamaan berskala nasional, regional, hingga permasalahan global.

    Dalam kunjungan Panglima TNI ke MUI tersebut, juga membahas terkait langkah-langkah yang telah dan akan dilaksanakan pemerintah, khususnya TNI dalam mendukung perjuangan bangsa Palestina yang sedang hangat diperbincangkan saat ini.

    Dalam keterangannya kepada awak media, Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan bantuan pasukan dan juga berbagai macam fasilitas dalam mendukung operasi kemanusiaan tersebut.

    “Bila ada mandat dari PBB (Persatuan Bangsa Bangsa),  kita akan melaksanakan operasi kemanusiaan ke Palestina. Yang saya lakukan sekarang adalah menyiapkan pasukan dan fasilitas, yakni menyiapkan Kapal Rumah Sakit, Pesawat Udara jenis Hercules C-130 tipe J dan H serta Boeing-737 400/500 untuk mengangkut 1.000 atau lebih pasien dari Gaza ke Indonesia. Kemudian disiapkan juga Rumah Sakit di Indonesia, yaitu RSPAD Gatot Subroto dan Rumah Sakit Panglima Besar Soedirman,” ungkap Panglima TNI.

    Turut hadir dalam kegiatan di Kantor MUI Pusat tersebut, diantaranya Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Muhammad Jusuf Kalla, Asintel Panglima TNI Mayor Jenderal TNI Djaka Budi Utama, Asops Panglima TNI Mayor Jenderal TNI Gabriel Lema, Aster Panglima TNI Mayor Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya, Wakapusbintal TNI Kolonel Caj Wagirun, para pimpinan Ormas Islam Tingkat Pusat, dan segenap Dewan Pimpinan MUI serta pimpinan Komisi/Lembaga di lingkungan MUI. (Puspen TNI)