Prajurit KRI REM-331 Kibarkan Bendera Merah Putih di Guam

    0
    199
    Prajurit TNI AL yang bertugas di KRI Raden Eddy Martadinata-331 (REM-331), mengibarkan bendera Merah Putih saat bersandar Dermaga T3 Naval Base Guam, Selasa (11/6/2024). [Foto: Dispen AL]

    GUAM, (Cakrayudha-hankam.com) – Prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) yang bertugas di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Raden Eddy Martadinata-331 (REM-331), yang telah berlayar dari Surabaya menuju ke Hawaii untuk mengikuti Latma Multilateral Rim Of Pacific 2024 (Rimpac 2024) telah bersandar Dermaga T3 Naval Base Guam, Selasa (11/6/2024).

    Setibanya di Guam, kapal perang yang dipimpin oleh Dansatgas Rimpac 2024 sekaligus Komandan KRI REM-331 Kolonel Laut (P) Adam Tjahja Saputra ini, langsung mengibarkan bendera merah putih sebagai tanda kedatangan KRI.

    Sebelum melanjutkan pelayarannya ke Hawaii, KRI REM-331 akan melaksanakan bekal ulang berbagai keperluan logistik untuk seperti bahan makanan dan kebutuhan primer lainnya, untuk digunakan selama pelayarannya menuju ke Hawaii, Amerika Serikat.

    Nantinya, setiba di Hawaii, KRI REM-331 akan langsung menggelar Harbour Phase dan Sea Phase serta bergabung dengan puluhan negara yang tergabung dalam Latma Rimpac 2024.

    Perlu diketahui, Latma Rimpac 2024 merupakan salah satu sarana menguji doktrin, taktik, dan prosedur peperangan laut yang terbaru, khususnya dalam Operasi Laut Gabungan dan Operasi Amfibi.

    Selain itu, melalui latihan ini, negara peserta Latma Rimpac 2024 dituntut untuk mampu membuktikan ketahanan operasi alutsistanya mengingat Sea Phase dilaksanakan selama tiga minggu nonstop, tanpa sandar di pangkalan.

    Keikutsertaan TNI AL dalam berpartisipasi pada latihan tersebut, bertujuan untuk meningkatkan hubungan kerja sama antar negara. Hal ini, menunjukkan eksistensi TNI AL dalam hubungan militer internasional, meningkatkan operasi laut jarak jauh, serta meningkatkan kemampuan TNI AL dalam mendukung kebijakan pemerintah, guna mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

    Sebanyak 183 orang prajurit Jalasena Samudera yang bertugas di KRI REM-331, terdiri dari Korps Marinir dan Komando Pasukan Katak TNI AL. Para prajurit itu akan unjuk gigi di hadapan internasional pada saat mengikuti Latihan Angkatan Laut terbesar di dunia.

    Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan implementasi dari Program Prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam mewujudkan prajurit Jalasena Samudera yang tangguh dalam OMP, OMSP, serta mampu menjalankan peran diplomasi di kancah dunia. (Dispen AL)