“Kita berharap, Pemerintah hari ini maupun Pemerintah ke depan, juga terus mendukung Pussenkav dan Pusdikkav agar peralatan kita bisa semakin baik, semakin canggih dan selalu siap untuk pertempuran di zaman modern ini,” ujar Teuku Riefky, seperti dikutip dari Parlementaria, Senin (10/6/2024).
Teuku Riefky menerangkan, Pussenkav dan Pusdikkav menyampaikan kendala yang dihadapi saat ini, yakni adanya keterbatasan pada alutsista, sapras, logistik dan anggaran.
Komisi I DPR RI pun mendukung untuk adanya tambahan anggaran ke depan, karena hal ini untuk mendukung Kavaleri Indonesia, terlebih perang modern ini tak boleh diabaikan.
“Kami dari Komisi I tentu melihat masih banyak sebetulnya dukungan yang diperlukan oleh Pussenkav maupun Pusdikkav, ya sebagai garda terdepan untuk Kavaleri kita dan juga untuk maintenance alat-alat tempur kita. Tentu hal ini di zaman perang modern ini tidak boleh diabaikan,” tutur Politisi Partai Demokrat itu.
Komisi I DPR RI pun berkomitmen untuk menyuarakan masukan dan kendala dari Pussenkav dan Pusdikkav ini pada Rapat Kerja bersama Menteri Pertahanan maupun Panglima TNI. Hal ini, agar ke depan Pussenkav dan Pusdikkav mendapat dukungan anggaran untuk pengembangan perang modern.
“Tentu, kami akan mensuarakan hasil masukan dan paparan dan juga temuan lapangan yang kami lihat pada hari ini. Dan kami akan sampaikan pada saat Raker nanti dengan Menhan maupun dengan Panglima TNI,” pungkasnya. (**)