Depok,(Cakrayudha-hankam.com) – Pihak kepolisian kembali melakukan penyelidikan terkait misteri kematian mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Akseyna Ahad Dori yang sudah sembilan tahun belum berhasil diungkap.
Sekadar diketahui, Akesyna Ahad Dori ditemukan tewas di Danau Kenanga UI, pada Maret 2015 lalu, dan hingga kini penyebab kematiannya masih menjadi misteri.
Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Arya Perdana menyebut ada beberapa hal yang membuat kasus ini belum terungkap selama sembilan tahun.
“Kendalanya begini, karena memang penemuan korban yang pertama itu, kami tidak langsung mengenali korbannya siapa,” ucapnya.
Kemudian, korban baru dikenali oleh pihak keluarga setelah beberapa hari ditemukan.
“Sehingga 4 sampai 5 hari kemudian setelah orang tua korban datang, orang tua korban lah yang mengenali, bahwa itu anaknya. Ternyata ini identik dengan barang yang pernah diberikan dan dimiliki oleh korban,” tuturnya.
“Sehingga, itu lah yang membuat terhambat dalam melakukan penyidikan di awal,” lanjutanya.
Setelah itu, pihak kepolian baru melakukan autopsi, pencarian lagi ke TKP hingga indekost korban.
“Dalam waktu lima hari tentu sudah banyak yang terjadi dan berubah. Nah itu di tahun 2015 pada saat itu, bahkan kasus ini sempat ditarik ke polda lalu dikembalikan ke polres,” jelasnya.
Baginya, tidak mudah untuk melakukan penyidikan peristiwa yang sudah terjadi sembilan tahun lalu.
“Dengan kondisi yang seperti ini, kami berupaya secara maksimal untuk menemukan 5 hari yang miss itu. Kira-kira di situ ada apa, itu yang sedang kami kejar. Karena memang enggak mudah untuk kembali ke 2015, dan mencari 5 hari yang hilang itu apa-apa saja yang sudah berubah dan apa-apa saja yang sudah hilang,” kata Arya.
Namun, dirinya menuturkan saat ini seperti TKP, indekost korban itu sudah banyak berubah dari 2015 lalu.
“Kalau olah TKP saya rasa belum. Danau itu sudah banyak berubah, indekosnya juga sudah banyak berubah, tanda-tanda itu mungkin saja sudah tidak ada. Tetapi akan kami pertimbangkan untuk kembali datang ke sana,” tandasnya mengakhiri perbincangan bersama awak media.(Red)

