Ayah di Asahan Cekoki Putrinya Video Porno Sebelum Dicabuli, dr Boyke: Otak Bapaknya Rusak?

    0
    93

    Asahan Sumatera Utara,(Cakrayudha-hankam.com) – Entah apa yang terlintas di pikiran ayah asal Kabupaten Asahan, Sumatera Utara ini, FA tega mencabuli putrinya yang masih berusia delapan tahun.

    Aksi bejat tersebut dilakukan saat sang istri pergi berjualan di pasar. Bahkan, ia melancarkan aksi itu selama dua tahun lamanya.

    Seperti dikutip media ini dari Tribun Medan, Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Rianto, mengatakan tersangka kerap menunjukkan video porno kepada korban sehingga berharap sang anak terangsang akibat tontonan tersebut.

    “Dia melakukan hal tersebut sudah sejak dua tahun lalu, dia mempertontonkan video porno kepada anaknya dengan harapan si anak terangsang akibat video tersebut,” kata Rianto Kamis (6/6/2024).

    Menurut pengakuan tersangka, ia sudah lima kali melakukan perbuatan keji tersebut kepada korban yang masih berusia delapan tahun.

    “Pengakuannya lima kali, dan hanya menggesek-gesekan kemaluannya saja,” katanya.

    Meskipun begitu, ungkap Rianto berdasarkan hasil visum, telah terjadi robek pada bagian kemaluan korban dan korban kini mengalami trauma.

    Bahaya Film Biru atau Pornografi Bagi Otak Menurut dr Boyke
    Jauh sebelum kasus ini terjadi, seksolog ternama Indonesia mengungkap bahaya soal pornografi terhadap otak.

    Menurut dr Boyke, pornografi mudah membuat seseorang kecanduan, pasalnya sekali menonton dapat terpicu untuk mengulanginya.

    Saat menonton pornografi, pusat kesenangan dan penghargaan di otak kita terlibat. Itu mengaktifkan neurotransmiter yang mengatur suasana hati dan kebahagiaan, yaitu dopamin dan serotonin.

    Ketika konsumsi pornografi semakin meningkat, Anda akan mengalami kecanduan pornografi.

    Parahnya, kecanduan pornografi dapat merusak bagian paling penting dalam tubuh manusia yaitu otak.

    Seperti dilansir media ini dari kanal YouTube kacamata dr Boyke, pria kelahiran 14 Desember 1956 itu lantas mengungkap bahaya kecanduan pornografi.

    Menonton film biru atau pornografi dapat mengakibatkan seseorang kecanduan sehingga menimbulkan keinginan untuk terus menerus menonton.

    Menurut dr Boyke, sekali anda mencoba menonton film biru, maka akan keterusan.

    Pasalnya, menonton film biru dapat menimbulkan kebahagian sesaat, hormon ini berasal dari hormon dopamin yang keluar saat menonton.

    “Kecanduan pornografi itu cuma 1 tahun nonton film biru, tapi lama-lama insentitasnya, karena ketika kita menonton film yang berkaitan pornografi, maka otak akan mengeluarkan hormon yang namanya dopamin,” kata dr Boyke.

    Hormon dopamin akan membuat seseorang merasa bahagia, rasa senang, nyaman, namun sayangnya hormon ini membuat semakin ketagihan.

    Akibatnya, dari mungkin setahun dua kali insentitas menonton, lama kelamaan akan semakin meningkat hingga ketagihan.

    “Akhirnya 6 bulan 2 kali, seminggu 2 kali, eh bisa sehari 2 kali, itulah yang namanya pornografi,” tambah dr Boyke pada video yang tayang pada Jumat (11/8/2023) dengan judul “Kecanduan Pornografi & Masturbasi. Bisa Merusak Otak”

    Menonton film biru dapat membuat seseorang merasa bahagia karena hormon dopamin yang diproduksi, namun meski begitu, jika hormon ini membanjiri otak, maka membuat seseorang mengalami prefrontal cortex.

    Menurut dr Boyke, prefrontal cortex ini bertanggung jawab untuk membuat keputusan, rasa percaya diri, mengendalikan emosi, merencanakan masa depan dan membuat kita bersikap lebih toleran.

    Akibatnya kalau otak dibanjiri hormon dopamin, maka sifat-sifat itu hilang, kita lebih tidak bisa merencanakan masa depan, sulit memutuskan, muncul rasa bingung, tidak percaya diri bahkan hilangnya rasa toleransi sama orang lain.

    “Semua salah aja,” kata dr Boyke.

    Picu PMO (Porn, Masturbation, dan Orgasm)

    Bahaya kecanduan pornografi selanjutnya adalah mengakibatkan seseorang mengalami Porn, Masturbation, dan Orgasm.

    Dengan kata lain, PMO merupakan sebuah aktivitas yang berkaitan dengan cara memuaskan diri melalui aktivitas seksual, seperti melakukan masturbasi atau menonton konten porno.

    Sudah dipastikan, sesorang yang kecanduan pornografi pasti mengalami PMO.

    “Dia pasti melakukan masturbasi, horn, dan orgasm atau PMO,” tambahnya.

    Jika PMO ini dilakukan terus menerus, parahnya hal ini bisa mengakibatkan kerusakan otak bahkan berisiko mengalami gangguan fungsi seksual.

    Jika kondisi ini tak kunjung membaik sampai ia menikah, dikhawatirkan akan menjadi suatu kebiasaan.

    Orang yang mengalami PMO pasti tidak mau menyentuh istrinya dan lebih suka berfantasi, ia lebih senang melakuakan seksual sendiri ketimbang bersama pasangan.

    Oleh karena itu, penangan kasus cara mencegah kecanduan pornografi adalah timbulkan rasa sadar.

    Sadar bahwa suka dengan ponrografi itu akan mengakiibatkan kerusakan-kerusakan otak.

    Selanjutnya, mulai tata kembali hidup anda. Dalam hal ini anda bisa menggunakan skala prioritas.

    Terakhir, anda juga bisa meminta bantuan kepada seksoloh atau psikiater untuk membantu anda melepaskan jerat-jerat kecanduan pornografi.(Red)