Seusai Viralnya Video Lecehkan Anak, Mama Muda Ini Langsung Menangis Meraug-raung

    0
    119

    Tangerang,(Cakrayudha-hankam.com) – R (22), seorang mama muda di Tangerang Selatan, Banten menangis meraung-raung setelah viral video melecehkan anak Ra (4).

    R mengaku menyesal setelah mengetahui video perbuatan tak senonoh yang dilakukannya kepada sang buah hati viral di media sosial.

    Hal itu diungkap MI (42), kakak ipar R
    R menunjukkan rasa penyesalan yang begitu besar saat kembali pulang ke rumah sang suami, I (24), pada Minggu (2/6/2024) setelah ia sempat menghilang bersama I dan kedua anaknya.

    “Beneran keliatan banget nyeselnya, nangis tersedu-sedu,” jelas MI saat ditemui Kompas.com, Senin (3/6/2024).

    Menurut MI, penyesalan yang dirasakan oleh R begitu berdampak pada kondisi fisiknya.
    Ia mengatakan, tubuh R pada saat ini jadi lebih mengecil, berbeda jauh dengan sebelumnya.

    “Kondisinya (pas ketemu) sudah kurus, beda dari sebelum viral,” ujar Mi.

    “Kondisinya (fisik dan psikis) terlihat sudah jauh lebih berbeda, R sampai kurus, awalnya gemuk padahal,” kata MI.

    MI menilai, R terguncang gara-gara video yang viral sehingga membuatnya tak selera makan.

    “Dia enggak nafsu makan banget. Dia mungkin enggak nyangka videonya akan seviral ini,” kata MI.

    Tidak hanya R, kondisi fisik korban dan anak bungsunya yang masih berusia tiga bulan juga sudah terlihat berbeda.

    “Korban (Ra) pas datang ke rumah lagi tidur pules di gendongan I, cuma kondisinya juga sudah pada kurus-kurus. Yang bayi juga nangis, terus-terusan enggak mau menyusui dari ibunya,” tutur Mi.

    Minta untuk menyerahkan diri MI mengaku bahwa ia dan keluarga I yang lain meminta R untuk segera menyerahkan diri ke polisi.

    “Saat dengar alasannya (buat video pencabulan), ya cuma bisa menyarankan dia untuk serahin diri (ke polisi). Jelasin ke pihak berwajib alasan perbuatannya,” kata MI.

    Saat kembali pulang usai menghilang, R membeberkan alasan membuat video aksi pencabulan terhadap anaknya.

    R mengaku membuat video tersebut karena dijanjikan akan diberi uang oleh seseorang yang dikenalnya dari media sosial.

    “Ya cuma bisa minta untuk ditindaklanjuti saja. Yang penting sadar kalau dia (R) salah dan ngaku tentang alasannya untuk apa,” ungkap Mi.

    Setelah itu, R memutuskan menyerahkan diri ke Polres Tangerang Selatan untuk mengakui perbuatannya pada Minggu malam.

    “Jadi kami rayu dia buat nyerahin diri ke polisi, diantar sama adik dan suaminya, daripada dia ditangkap dan lebih jadi masalah,” tutur Mi.

    “Itu Minggu habis Maghrib banget (menyerahkan diri), sudah mendekati waktu azan Isya. Dia diantar sama adik saya dan suami, lalu juga I beserta anak-anaknya, berarti berenam,” tambah MI.(Red)