Jambi,(Cakrayudha-hankam.com) – Perangai ML, pelaku inses di Renah Mendaluh Jambi. Setiap hari mabuk tuak dan 3 putrinya dipaksa kerja cari duit.
Sang istri, Ny Napitupulu mengungkap kelakuan suaminya yang telah menyetubuhi 3 putrinya yang masih di bawah umur berkali-kali.
Kepada kuasa hukumnya, Ny Napitupulu menceritakan bahwa ML setiap harinya hanya sibuk mabuk tuak, main HP dan judi online.
Sedangkan dirinya dan ketiga putrinya dipaksa kerja cari duit dengan mencari brondolan sawit.
Duit yang didapat oleh Ny Napitupulu dan ketiga putrinya kemudian disetorkanke ML.
ML akan menjualnya dan duitnya digunakan untuk membeli makan, tuak dan judi online.
Akibatnya, meski telah bekerja tiap hari, Ny Napitupulu tetap tidak bisa memenuhi kebutuhan keluarga.
Duit hasil kerja dirinya dan 3 putrinya tiap hari habis dipakai suaminya.
Ny Napitupulu dan 3 putrinya akhirnya terpaksa hanya makan ubi dan hanya sesekali bisa makan nasi.
Terbongkarnya Kelakuan ML
Putra Tambunan, kuasa hukum pelapor mengatakan, berdasarkan pengakuan kliennya, perbuatan MLG itu baru diketahui April 2024 yang lalu. Semua berawal dari pertengkaran anak kedua mereka dengan MLG.
Saat itu, perempuan yang masih berusia 12 tahun tersebut pun membongkar di hadapan ibunya, bahwa ia telah ditiduri ayah kandung.
“Klien kami saat itu langsung menanyakan kebenaran ucapan anak ke suaminya. Dibenarkan ucapan anak itu,” kata Putra Tambunan kepada Tribun Jambi, seperti dikutip media ini, Kamis (6/6/2024).
Tidak hanya itu, Ny Napitupulu bahwa juga sempat memergoki kelakuan suaminya tersebut.
Sejak saat itu ibu dari korban merasa sangat terpukul, tak menyangka suaminya tega melakukan tindakan biadab. Namun ia tidak bisa berbuat banyak.
Mereka tinggal di sebuah pondok di tengah kebun sawit, di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Tidak ada tetangganya.
Desa terdekat bisa ditempuh dengan 20 menit perjalanan naik sepeda motor. Aksesnya masih jalan tanah, yang penuh lumpur saat hujan.
Ny Napitupulu juga tidak mengetahui akses keluar dan masuk ke lokasi itu. Sejak tiba di sana, ia tidak pernah keluar dari wilayah pondok mereka.
“Jadi istri pelaku ini tidak tahu jalan dari pondok itu ke desa. Dia cuma sekali melintasi jalan itu yaitu saat pindah dari Tebing Tinggi Sumatera Utara ke kebun itu,” tambah Sony Pardede, kuasa hukum pelapor.
Pada saat ada kegiatan, ungkapnya, pelaku tidak pernah bawa istrinya. Ia selalu bepergian seorang diri.
Ny Napitupulu Kabur
Ny Napitupulu selama ini tidak memiliki HP. Hanya suaminya saja yang punya, tidak bisa digunakan oleh istri dan anak.
Perempuan itu sudah merasa sangat sesak Ketika mendengarkan pengakuan anak perempuannya, yang telah ditiduri ayahnya.
Awal Mei lalu, suaminya pergi dari rumah. HP tertinggal di rumah. Dia memanfaatkannya untuk bisa komunikasi.
Ia menghubungi adiknya, yang juga tinggal di Tanjung Jabung Barat. Kebusukan suami dan penderitaannya, diungkapkannya ke adik perempuannya itu.
Setelah mendapat kabar itu, 2 adiknya datang langsung ke sana. Mereka membawa Ny Napitupulu dan anak-anak pindah ke sebuah rumah yang jauh dari sana.
Adiknya menyarankan agar melapor ke polisi. Namun tawaran itu ditolaknya. Ia merasa malu bila orang lain tahu kondisi tersebut.
Beberapa waktu kemudian, istri MLG itu meminta pulang ke Sumatera Utara. Dia diberangkatkan naik bus.
Viral di Media Sosial
Kisah nelangsa Ny Napitulu terungkap ke publik ketika dirinya bertemu Tiktokers Linda Sinaga yang sedang live.
Ny Napitupulu mendatangi Linda Sinaga dan tiba-tiba nimbrung. Ia kemudian menceritakan semua yang dialaminya.
Video curahatannya kemudian viral. Foto suaminya, yang jadi pelaku rudapaksa itu, juga ditampilkan ke publik.
Pada foto beredar, pria itu menggunakan seragam organisasi Pemuda Batak Bersatu (PBB). Anggota organisasi ini beraksi cepat melakukan pencarian.
Mereka mendapatkan pelaku di Tanjabbar. Dia diinterogasi, lalu diserahkan ke pihak kepolisian.
Lapor ke Polda Jambi
Setelah viral, Ny Napitupulu kemudian mendapatkan pendampingan dari sejumlah pihak.
Ny Napitupulu diajak untuk melapor ke Polda Jambi.
Laporan tersebut telah diterima Polda Jambi dengan nomor: LP/B/149/2024/SPKT/PoldaJambi.
Dari laporan itu, diketahui pelaku berinisial ML.
ML dilaporkan atas dugaan menyetebuhi putri kandungnya yang masih berusia 11, 12 dan 16 tahun.
Korban telah disetubuhi ayah kandung berkali-kali, hingga suatu ketika perilaku bejat tersebut dipergoki oleh Ny Napitupulu.
Pengacara Putra Tambunan yang mendampingi Ny Napitupulu mengatakan, ML dilaporkan dengan pasal perkosaan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur.
“Kita membuat laporan ke polda Jambi. Laporan kita diterima dan tadi sudah langsung dilakukan pemeriksaan untuk saksi-saksi,” kata Putra, Selasa (4/6/2024).
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak keluarga korban, pelaku disebut sudah berkali-kali melakukan aksi bejatnya terhadap anak-anak kandungnya.
“Untuk anak yang pertama, tadi pengakuan dari pelaku juga kita lihat ada sepintas videonya. Untuk anak yang pertama pelaku melakukannya 1 kali. Untuk anak korban yang inisial MH (anak ke-2) itu dilakukan sebanyak 5 kali. Dan untuk anak ke-3 itu dilakukan 1 kali,”jelasnya.
Ketiga anaknya mendapatkan ancaman oleh sang ayah jika tiga anak ini tidak mengikuti kemauan, mereka diancam akan dibunuh jika berani melaporkan aksi tersebut.
“Sehingga ini mereka pun ketakutan dan hanya mendiamkan peristiwa yang dialaminya. Aksi bejat pelaku juga disebut-sebut sudah berlangsung lama yakni semenjak Januari 2024,” tegasnya.
Putra mengatakan, berharap agar korban mendapat keadilan dan bagi pelaku agar dihukum seberat-beratnya atas perbuatan di luar nalar tersebut.
“Kami sangat berharap agar pelaku diberikan hukuman yang seberat-beratnya. Dan apabila nanti ke depan majelis hakim berkenan, agar pelaku ini diberikan hukuman kebiri. Supaya ini benar-benar menjadi efek jera,” tutupnya.
Anak-Istri Pelaku Ketakutan
Keluarga korban berinisial NA mengatakan, ibu korban dan anak-anak perempuannya itu diduga takut akan ancaman dari Lumban Gaol.
“Jadi takut untuk menceritakan kejadian tersebut ke kami, namun baru bisa menceritakan peristiwa yang dialami anak-anaknya kepada adiknya atau tante,” kata NA, Selasa (4/6).
Pihak keluarga pun lantas menjemput ibu korban beserta anak-anaknya dari kediaman mereka di daerah Lubuk Kambing, Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
“Langsung dilaporkan ke polisi,”jelasnya.
“Kami keluarga ber harapan pada pihak Polda Jambi yang menangani kasus laporan kami agar diproses secepatnya,” ungkapnya
ML Ditangkap Polisi
Kasubbid Penmas Polda Jambi Kompol Amin Nasution mengatakan bahwa untuk ayah yang mencabuli tiga orang anak tersebut sudah diamankan oleh kepolisian.
“Sudah kita tangkap saat ini sudah kita tahan di Polda Jambi. Kita juga lagi sidik untuk pelaku tersebut,”kata Amin, Selasa (4/6).
Amin berujar, saat ini proses sidik dan penyidikan sedang berjalan. Untuk saat ini dirinya juga belum bisa mengungkapkan motif dan kronologi kejadian.
“Kita akan konferensi pers di Polda Jambi ditunggu aja ya,” tutupnya mengakhiri perbincangan bersama awak media.(Red)

