Kapolda Jateng: Seluruh Komponen Masyarakat Perlu Terlibat Selesaikan Masalah

    0
    84
    Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat menghadiri Safari Kamtibmas di Mabes Convention Center Kabupaten Karanganyar, Rabu (29/5/2024). (Foto: humas.polri.go.id)

    KARANGANYAR, (Cakrayudha-hankam.com) – Selamat datang bapak Irjen Ahmad Luthfi Pemimpin hebat Jawa Tengah, adalah penggalan puisi yang dibacakan Penjabat (Pj) Bupati Karanganyar untuk Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol Ahmad Luthfi saat menghadiri Safari Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), bertempat di Mabes Convention Center Kabupaten Karanganyar, Rabu (29/5/2024).

    Mengawali acara Safari Kamtibmas tersebut, Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi berkata, kehadiran peserta acara ini menunjukkan soliditas menjaga kemajuan, kompetitifitas, dan keharmonisan, serta bukti kuatnya kolaborasi dan sinergi menjaga Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas).

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jateng mendapat pantun dari Timotius Suryadi “Bunga mawar bunga melati, bunganya indah harumnya megah, Selamat datang Bapak Irjen Ahmad Luthfi, pemimpin hebat Jawa Tengah.

    Dalam sesi dialog, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menegaskan, rasa aman hak setiap warga negara dan jaminan keamanan harus diberikan kepada seluruh masyarakat. Ia menekankan keamanan bukan hanya tanggung jawab TNI dan Polri, tetapi memerlukan partisipasi aktif dari seluruh warga masyarakat.

    Kapolda Jateng mengatakan, dengan konsep ”sense of belonging” seluruh komponen masyarakat perlu terlibat dalam menyelesaikan masalah.

    “Gelaran Pemilu kemarin di Karanganyar ini aman terkendali, tentunya itu bukan hanya peran TNI, Polri, dan stakeholder lainnya, tetapi berkat masyarakat yang mempunyai sense of belonging, asas gotong royong, dan tepo sliro,” ungkap Irjen Pol Ahmad Luthfi.

    Kapolda Jateng meminta Tiga Pilar menyebarkan pesan perdamaian terkait Pemilu yang menekankan nilai-nilai Persatuan dan Kesatuan, karena siapapun yang terpilih merupakan putra terbaik bangsa yang akan mengemban amanat Undang-Undang untuk pembangunan.

    “Setelah selesai Pemilu, mari kembali kita rajut Persatuan dan Kesatuan. Siapapun pilihannya, adalah yang terbaik untuk Bangsa Indonesia,“ tambahnya.

    Kapolda Jatreng menyebutkan, tujuan mengumpulkan Tiga Pilar untuk merumuskan strategi keamanan wilayah menjelang Pilkada. Ia berkata, Operasi Mantap Brata hampir selesai dan akan dilanjutkan dengan Operasi Mantap Praja.

    Kapolda menekankan pentingnya sinergi antara Tiga Pilar dalam menghadapi Pilkada, karena pengamanan akan dilakukan secara mandiri tanpa bantuan dari Polda maupun Polres terdekat

    “Sengaja kita kumpulkan Tiga Pilar di sini, dalam rangka Operasi Mantap Praja. Dalam operasi ini, Kapolres dan Dandim tidak bisa minta bantuan perkuatan kesatuan atas atau satuan samping, karena seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah semua menyelenggarakan pengamanan sendiri-sendiri,“ ungkapnya

    Selanjutnya, Kapolda Jateng mengarahkan Tiga Pilar di tingkat desa untuk merapatkan barisan dan menciptakan situasi yang aman dan terkendali selama Pilkada.

    Ia menyatakan, keyakinannya bahwa Tiga Pilar merupakan duta alat pemersatu bangsa yang berperan penting dalam memberikan pengabdian terbaik kepada negara

    “Mari kita bersama-sama ciptakan situasi yang aman terkendali dengan berbagai komponen. Saya yakin, Bapak dan Ibu adalah duta alat pemersatu bangsa yang bermanfaat dalam memberikan pengabdian yang terbaik kepada Bangsa dan Negara,” paparnya.

    “Dengan semangat to gether we can, saya harap sinergi antara Pemerintah Daerah, TNI, dan Polri dapat menciptakan suasana yang kondusif dan harmonis di Kabupaten Karanganyar,” pungkas Kapolda Jateng. (**)

     

    Sumber: humas.polri.go.id