Menelisik Motif Pelaku Masukkan Devi Karmawan ke dalam Toren Air hingga Tewas Kehabisan Nafas

    0
    82

    Tangerang Selatan,(Cakrayudha-hankam.com) – Penemuan mayat laki-laki di dalam toren air membuat gempar warga Pondok Aren, Tangerang Selatan, Senin (27/5/2024). Mayat itu bernama Devi Karmawan (27).

    Berdasarkan keterangan kepolisian, Devi meninggal dunia diduga karena kehabisan nafas di dalam toren air.

    “Dugaan kami sementara yang bersangkutan kehabisan nafas di dalam toren,” ucap Kapolsek Pondok Aren, Kompol Bambang Askar Sodiq, di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (28/5/2024) malam.

    Dimana letak toren air tersebut?

    Toren air berisikan mayat laki-laki (Devi) itu berada tepat di belakang rumah pemiliknya, Sutrisno.

    Toren air dipasang di belakang rumah, dimana akses untuk menuju lokasi tersebut cukup sulit, karena hanya ada jalan setapak.

    Tak hanya jalan setapak, di samping jalan tersebut terdapat saluran got, sehingga lokasi cukup sulit ditemui dan tersembunyi.

    Mayat Devi yang diduga sudah meninggal beberapa hari dalam toren, mengeluarkan bau tidak sedap, sehingga membuat Sutrisno curiga.

    Sutrisno pemilik toren sempat mengira bahwa ada bangkai hewan dalam torennya.

    “Airnya, hari senin itu mulai bau banget, keruh, ada busanya, bau bangkai,” kata Sutrisno.

    Rasa curiga Sutrisno makin terasa karena ada tiga lalat hijau di atas torennya yang tertutup.

    Ketika membuka toren tersebut, Sutrisno menyadari bahwa bau bangkai tersebut bukan datang dari hewan melainkan manusia.

    “Itu bukan bangkai cicak seperti yang saya curigai, sebesar bantal,” kata Sutrisno.

    Sampai akhirnya mayat Devi dikeluarkan dari toren air, dan dibawa ke rumah sakit Kramatjati, Jakarta Timur guna menjalani otopsi.

    Hingga saat ini, masih dipertanyakan apa yang menyebabkan Devi ada di dalam toren tersembunyi itu, hingga meninggal dunia.(Red)