Bencana Longsor di Papua Barat, Empat Orang Tewas

    0
    177
    Tim gabungan mengevakuasi warga terdampak tanah longsor yang terjadi di Kampung Mitiede, Distrik Minyawbouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat, Minggu (26/5/2024). (Foto: BPBD Kabupaten Pegunungan Arfak.)

    PAPUA BARAT, (Cakrayudha-hankam.com) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginformasikan, sebanyak empat orang tewas dalam bencana tanah longsor di Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat. Kemudian, satu orang dinyatakan selamat dari insiden maut tersebut.

    Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari. “Satu korban yang selamat saat ini sudah dalam perawatan di Rumah Sakit Warmare,” kata Abdul dalam keterangan persnya, Selasa (28/5/2024).

    Abdul mengatakan, Pusdalops BNPB mengonfirmasi korban yang selamat tersebut ditemukan oleh tim petugas SAR gabungan. Tim SAR gabungan itu menyusuri Distirk Minyambou yang dilanda tanah longsor pada Minggu (26/5/2024).

    “Proses pencarian dilakukan penggalian dengan alat berat ekskavator di lokasi longsor. Dengan demikian, total korban tercatat empat orang meninggal dunia akibat kejadian ini,” ucapnya.

    Atas ditemukannya kelima korban tersebut, operasi pencarian dinyatakan ditutup. Dimana proses pencarian dilakukan oleh tim petugas gabungan, Basarnas, BPBD, dan TNI/Polri.

    Sampai saat ini, Abdul mengaku, tim SAR gabungan masih berada di lokasi bencana longsor di Papua Barat. Semua itu, guna melakukan upaya percepatan penanganan dan mengantisipasi adanya potensi longsor susulan.

    “Sebagaimana prakiraan cuaca BMKG wilayah Kabupaten Pegunungan Arfak masih berpotensi diguyur hujan dua hari ke depan. Bila terjadi hujan lebat, masyarakat diharapkan untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman,” ujarnya. (**)

     

     

    Sumber: rri.co.id