Komunitas Indigo Hadiri Malam Sedekah Bumi dan Haul Mbah Kramat Dewo

    0
    190
    Pengurus dan anggota Komunitas Indigo dan Telepati Surabaya (KITS) Jawa Timur menghadiri malam Sedekah Bumi & Haul Mbah Kramat Dewo yang dipusatkan di Jalan Kembang Kuning sebelah utara dekat Jalan Banyu Urip Wetan II, Surabaya, Kamis (16/5/2024) malam. (Foto: Istimewa)

    SURABAYA, (Cakrayudha-hankam.com) – Pengurus dan anggota Komunitas Indigo dan Telepati Surabaya (KITS) Jawa Timur menghadiri malam sebelum digelarnya Sedekah Bumi & Haul Mbah Kramat Dewo yang dipusatkan di Jalan Kembang Kuning sebelah utara dekat Jalan Banyu Urip Wetan II, Surabaya, Kamis (16/5/2024) malam.

    Ketua KITS Jawa Timur, Bagus Heri Setiadji yang akrab dipanggil Mpu Batu Bagus ini menerangkan, sedekah bumi adalah tradisi kearifan lokal yang patut dilestarikan.

    “Di negara kita Indonesia ini, kaya akan keberagaman budaya dan tradisi. Salah satu contoh yang menarik, adalah tradisi Sedekah Bumi dan Haul Mbah Kramat Dewo di kampung Banyu Urip Wetan Surabaya ini,” tutur Mpu Batu Bagus.

    Menurut dia, tradisi ini tidak hanya memiliki nilai-nilai religius, tetapi juga mengandung makna ekologis dan kearifan lokal yang perlu dilestarikan.

    “Sedekah Bumi merupakan suatu upacara adat yang diadakan untuk melambangkan rasa syukur kita kepada Tuhan yang telah memberikan rezeki melalui bumi yang berupa segala bentuk hasil bumi yang telah diperoleh. Upacara ini sebenarnya juga sangat populer di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa,” terang laki-laki yang juga penggiat budaya Jawa Timur ini.

    Perlu diketahui, makam Mbah Kramat Dewo terletak di kampung Banyu Urip Wetan II masuk wilayah RT 06 RW 06 Kelurahan Banyu Urip, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya. Di hari-hari tertentu, banyak pelaku spritual yang datang ziarah ke makam keramat tersebut. (Syam)