Satgas Pam Puter Peroleh Tiga Senpi Rakitan Dari Warga Tanimbar

    0
    162
    Salah satu warga Tanimbar serahkan senpi rakitan kepada anggota Satgas Pam Puter Yonif 733/Masariku. (Foto: rri.co.id)

    AMBON, (Cakrayudha-hankam.com) – Tiga personel Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Pulau Terluar (Pam Puter) Batalyon Infanteri (Yonif) 733/Masariku m asing-masing Praka Yafet Manggaprow, Pratu Rian Andika, dan Pratu Defoldi Ngingaje berhasil memperoleh dua pucuk senpi rakitan dari warga.

    Kedua senpi rakitan berupa satu pucuk laras panjang dan senpi laras pendek yang diperoleh dalam kondisi rusak dan berkarat.

    Senpi rakitan diperoleh pada Jumat (10/5/2024) lalu, diserahkan oleh warga Desa Eliasa, Kecamatan Selaru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, masing-masing MS (50 tahun) seorang nelayan dan EH (45 tahun) seorang petani.

    Sebelumnya, personel Satgas Pamputer Pulau Larat yaitu Praka Hamka, Pratu Isnan, dan Pratu Ferdi juga memperoleh senpi rakitan laras panjang pada Selasa (7/5/2024) dari seorang petani di Desa Lamdesar Timur, Kecamatan Tanimbar Utara.

    Dansatgas Pam Puter Dandim 1507/Saumlaki Letkol Inf Hendra Suryaningrat mengatakan, senpi ilegal tersebut diberikan masyarakat secara sukarela berkat komunikasi sosial (komsos) dengan mengedepankan pembinaan teritorial dan pemberian rasa aman yang dilakukan oleh Satgas Pamputer kepada masyarakat.

    “Berbagai kegiatan yang bersifat humanis, dilakukan oleh anggota Satgas Pamputer  selain tugas pokoknya untuk mengamankan wilayah-wilayah di perbatasan. Personil satgas berupaya memberikan solusi untuk mengatasi setiap dinamika yang terjadi di masyarakat,” ungkap Dansatgas.

    Dansatgas Pamputer juga menegaskan bahwa, pihaknya berkomitmen untuk melindungi masyarakat, bahkan membangun kesejahteraan bagi masyarakat di perbatasan Maluku.

    “Kami berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan dan memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat di perbatasan Maluku,” tegas Dansatgas.

    Ditegaskan Dansatgas, pihaknya berkomitmen untuk melindungi masyarakat, bahkan membangun kesejahteraan bagi masyarakat di wilayah perbatasan Maluku.

    “Semua yang kami lakukan untuk memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat di perbatasan Maluku,” tandasnya. (**)

     

     

    Sumber: rri.co.id