Korps Marinir RI dan AS Rampungkan Reconex 2024

    0
    163
    Anggota Korps Marinir RI merawat seorang korban simulasi selama pertukaran perawatan korban tempur taktis dengan Marinir AS dari Kompo Alfa Batalyon Pengintai ke-1, Divisi Marinir ke-1 sebagai bagian dari pertukaran pengintaian bilateral. (Foto: Korps Marinir AS/Sersan Kepala Amanda R Taylor)

    JAKARTA, (Cakrayudha-hankam.com) – Korps Marinir Republik Indonesia (Kormar RI) dan Korps Marinir Amerika Serikat (United States Marine Corps/USMC) telah melaksanakan Latihan Pengintaian (Reconex) Indonesia. Kegiatan ini diadakan pada 24 April 2024 hingga 10 Mei 2024 di Antralina, Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

    Reconex adalah latihan bilateral yang dipimpin oleh Kormar RI dan USMC bertujuan mempromosikan interoperabilitas militer dan kemampuan kewaspadaan wilayah maritim. Kemudian, memperkuat hubungan, dan meningkatkan kemampuan militer di antara pasukan yang berpartisipasi.

    Pada kegiatan Reconex tahun 2024 ini, sekitar 20 anggota USMC dan 120 anggota Kormar RI berlatih bersama untuk meningkatkan keterampilan tingkat lanjut. Dengan fokus pada keahlian menembak dan penembak jitu tempur, pelatihan perahu kecil, dan patroli pengintaian darat, operasi pengintaian amfibi, pelatihan terjun payung, komunikasi taktis, pengendali dukungan udara jarak dekat, dan perawatan korban tempur taktis.

    Reconex tahun 2024 merupakan kesempatan unik bagi kedua satuan berkolaborasi, berlatih, dan bertempur secara berdampingan, memupuk rasa saling percaya, dan komitmen.

    “Selama kegiatan Reconex inilah, keunggulan bersama diwujudkan di antara kekuatan yang tidak biasa. Dan ini menekankan hal yang membuat kemitraan ini. Indonesia, begitu unik, Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu,” ujar Kapten Ethan Hamilton, Komandan Kompi, Kompi Alfa, Batalyon Pengintai ke-1, Divisi Marinir ke-1, dalam keterangan resmi, Jumat (10/05/2024).

    Latihan tahun ini meningkatkan kemampuan kedua pasukan pengintai dengan taktik, teknik, dan prosedur dalam lingkungan yang bebas dan tidak bersahabat. Latihan diakhiri di tingkat tim dan satuan dengan menggunakan kombinasi diskusi taktis dan aplikasi praktis. (**)

     

     

    Sumber: rri.co.id