Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Tekankan Pentingnya Relasi Agama dan Negara

    0
    150
    Direktur Pengkajian Kebijakan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) BPIP Muhammad Sabri saat memberikan pemaparan di ITB pada 12 November 2022. (Foto: ITB)

    KENDARI, (Cakrayudha-hankam.com) Direktur Pengkajian Kebijakan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Muhammad Sabri menekankan pentingnya relasi agama dan negara. Dalam kontekstualisasi nilai-nilai Pancasila sebagai asas kehidupan bangsa Indonesia yang bhinneka.

    “Pancasila bukan hanya sekedar dasar negara. Akan tetapi sebagai pengikat dalam kebhinekaan,” kata Sabri, Rabu (8/5/2024).

    Sabri menjelaskan ketika bangsa dan bhineka itu berpotensi gesekan dan konsensus yang berusaha otoriter dengan cara beragam. Di mana Pancasila harus hadir sebagai daya rekat.

    “Kita harus sadar diri bahwa para pendiri bangsa mewariskan suatu nilai yang sangat baik. Yaitu Pancasila,” ujarnya.

    “Bukan hanya sekedar dasar negara, tapi juga menjadi perekat dari sebuah kebinekaan, baik bhineka secara kultural, agama maupun sosial. Kita diikat oleh satu poin bersama, yaitu Pancasila,” ucapnya menambahkan.

    Ideologi Pancasila merupakan seperangkat nilai yang digali dari jiwa terdalam bangsa Indonesia, berdimensi keyakinan, pengetahuan. Serta keteladanan yang melandasi langkah dalam meraih cita-cita nasional yaitu merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. (**)

     

    Sumber: rri.co.id