Bahaya Campur Sambel dengan 2 Bahan ini, Kalau Ngeyel Bisa-bisa Kena Risiko Buruk

    0
    76

    Jakarta,(Cakrayudha-hankam.com) – Orang Indonesia banyak yang suka makan dengan sambal.

    Apalagi Indonesia terkenal dengan berbagai jenis sambalnya yang enak.

    Mulai dari sambel bawang, tomat, matah, dabu-dabu dan lain sebagainya.

    Untuk membuat sambal ini, biasanya kita akan menggunakan cobek atau ulekan.

    Tapi, hati-hati saat makan sambal, nih.

    Karena ternyata ada dua bahan yang sebaiknya kita hindari kalau mau ditambahkan pada sambal ulek, loh.

    2 Bahan ini Jangan Ditambahkan ke Sambel
    Seperti dikutip dari Grid.id, berikut ini dua bahan yang tidak boleh kamu campurkan ke dalam sambal:

    1. Minyak Goreng Sisa
    Siapa yang suka siram sambalnya dengan minyak goreng sisa masak setelah memubuat sambal?

    Memang, pembuatan sambal terasi memang menggunakan minyak sebagai bahan pendukungnya.
    Umumnya, bahan yang digunakan untuk membuat sambal terasi akan digoreng terlebih dulu ke dalam minyak panas.

    Setelah itu, baru diulek dan diberi bumbu tambahannya.

    Namun, siapa sangka kalau minyak goreng yang kamu gunakan ternyata bisa berdampak buruk bagi kesehatan, loh!

    Pasalnya, banyak orang yang dengan sengaja menggunakan minyak sisa menggoreng untuk membuat sambal.

    Konon katanya, aroma dan rasa dari sisa gorengan yang tertinggal di minyak bisa memberi kenikmatan pada sambal yang dibuat.

    Padahal sebenarnya itu adalah langkah yang keliru, nih!

    Hal ini karena minyak goreng sisa sudah berubah menjadi minyak trans akibat dipanaskan dalam suhu tinggi.

    Nah, di atas penggorengan, temperatur tinggi mempercepat perubahan minyak yang tadinya bersifat cis (tidak berbahaya), menjadi trans (berbahaya).

    Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi minyak trans akan mengakibatkan bahaya bagi kesehatan.

    Seperti meningkatkan kolesterol LDL (low density lipoprotein), menurunkan kolesterol HDL (high density lipoprotein), dan meningkatkan rasio total kolesterol.

    Kolesterol LDL ini merupakan kolesterol jahat.

    2. Terasi Oplosan
    Selain minyak, terasi juga menjadi bahan utama dalam pembuatan sambal terasi yang tidak boleh ketinggalan.

    Namun, tahukah kamu bahwa sambal terasi yang dimakan bisa jadi berbahaya jika kamu menggunakan terasi oplosan?

    Ya, sekarang ini tengah marak ditemukan terasi oplosan yang tentu saja berbahaya bagi tubuh.

    Pasalnya, terasi oplosan mengandung zat pewarna kimia berbahaya, yakni Rhodamin B.

    Untuk itu, kamu perlu memastikan jika terasi yang digunakan adalah asli dan berasal dari merk ternama.

    Selain dua bahan itu, kamu juga perlu mengetahui bahaya dari terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas, seperti sambal.

    Berikut ini adalah berbagai bahaya yang dipicu karena terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas dikutip dari TribunPekanbaruTravel.com pada Jumat (09/09/2022).

    – Penyakit Maag

    – Asam lambung naik

    – Usus mengalami iritasi

    Jadi, pastikan kamu bijak dalam mengkonsumsi makanan pedas seperti sambal, ya!(Red)