Sosok PWGA Pengendara Fortuner Pakai Pelat Dinas TNI Palsu Ditangkap,Alasannya Agar Bebas di Jalan

    0
    87

    Jakarta,(Cakrayudha-hankam.com) – Pengendara Fortuner viral ditangkap gabungan TNI-Polri. Pria yang arogan menabrak pengendara lain di Jalan Tol Cikampek tertunduk lesu di Puspom TNI.

    Pria ini ditangkap setelah viral memakai pelat dinas TNI palsu dan membuat keributan di jalan raya.

    Pria ini sempat mengaku sebagai anggota TNI lalu mengaku sebagai adik jenderal TNI. Ternyata semua pernyataannya bohong.

    Puspom TNI melalui akun istagramnya mengungkapkan telah menangkap pelaku.

    “Puspom TNI dalam upayanya mengungkap identitas pria pengendara Toyota Fortuner yang sebelumnya terekam dan menyebar luas di sosial media sedang terlibat keributan dengan pengendara lainnya di jalan tol Jakarta-Cikampek km 56, bekerja sama dengan Polda Metro Jaya dan kemudian dengan kemampuan dan peralatan yang dimiliki Polda Metro Jaya, jajaran Ditkrimum Polda Metro berhasil menangkap dan mengamankan pelaku yang berinisal Ir PWGA,” demikian keterangan dalam akun @puspomtni.

    Puspom TNI turut menyertakan dua foto pelaku dengan wajah diblur. Dalam foto itu terlihat pelaku sedang diperiksa.

    Puspom TNI menjelaskan bahwa pelaku berinisial PWGA dan bekerja sebagai pengusaha.

    Keterangan Polda Metro Jaya

    Pelarian pengemudi Fortuner yang pakai pelat dinas TNI palsu berakhir. Pemuda itu telah diringkus oleh gabungan TNI-Polri.

    Pria arogan yang menabrak pengendara lain dan mengaku anggota TNI serta adik jenderal ditangkap pada Rabu (17/4/2024).

    Pria tersebut nekat memakai pelat palsu dinas TNI.

    Selain membuat pelat palsu, pria ini sengaja menabrak pengendara. Aksinya viral di media sosial.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi membenarkan telah menangkap pelaku.

    Ia mengatakan saat ini penyidik masih melakukan pendalaman terlebih dahulu.

    “Benar (pengemudi) sudah diamankan dan sedang dilakukan pendalaman,” kata Ade saat dikonfirmasi, Rabu (17/4/2024).

    Meski begitu, Ade masih belum menjelaskan lebih jauh ihwal kronologi penangkapan terhadap pengemudi Fortuner tersebut.

    Dia menyebut hal tersebut akan diungkapkan dalam konferensi pers.

    Dari informasi yang dihimpun, pengemudi Fortuner berinisial PWGA.

    Dia ditangkap di rumahnya yang terletak di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Selasa (16/4/2024) kemarin.

    Mengaku Adik Jenderal

    Diberitakan sebelumnya aksi pengemudi Toyota Fortuner berpelat TNI viral di media sosial.

    Dalam video, pengemudi tampak marah-marah setelah menabrak mobil lain.

    Kepada lawan bicaranya, pria itu awalnya mengaku sebagai anggota TNI.

    Namun setelah berdebat dengan lawannya yang belakangan mengaku sebagai jurnalis, pria itu lalu mengaku sebagai adik seorang jenderal.

    “Bapak dinasnya di mana?” tanya seseorang di dalam mobil.

    “Mabes TNI, kakak saya jenderal, Tony Abraham,” kata pengendara Fortuner itu.

    “Tadi katanya anggota, ditanya kartu anggota katanya ada. Terus mendadak mengaku kakaknya yang jenderal?”Pengendara itu lalu terlihat meminta kartu tanda pengenal orang yang merekam video.

    Seseorang di dalam mobil kemudian mengaku sebagai wartawan.

    “Foto aja kartu wartawan saya, kepala biro ya,” kata suara wanita dalam video.

    Pengendara Fortuner itu terlihat memotret tanda pengenal pemilik mobil.

    “Oh jurnalis,” kata pengendara Fortuner itu.

    Kejadian tersebut diduga terjadi di Tol Jakarta-Cikampek (Japek), sekira kilometer 57 pada pekan lalu.

    Kapuspen TNI Mayjen TNI Nugraha Gumilar sebelumnya juga menyatakan Puspom TNI telah memeriksa data base nomor registrasi kendaraan di Denma Mabes TNI.

    Berdasarkan hasil pengecekan, mobil tersebut terdaftar sebagai milik Asep Adang.

    “Mobil tersebut terdaftar dengan nama pemilik Asep Adang yang kemudian diketahui sebagai seorang purnawirawan tinggi,” kata dia pada Jumat (12/4/2024).

    Klarifikasi Marsda TNI Purn Asep Adang

    Sebelumnya, Marsda TNI Purn. Prof. Dr. Ir. Asep Adang Supriyadi, S.T., M.M., IPU., ASEAN.Eng. yang namanya terseret dalam insiden cekcok pengendara Toyota Fortuner berpelat dinas TNI yang viral di media sosial beberapa waktu lalu menegaskan tak punya hubungan dengan sosok warga sipil yang viral tersebut.

    Asep juga menyatakan tidak memiliki hubungan dengan warga tersebut.

    “Kami tidak memiliki hubungan dan kami tidak kenal dengan warga sipil yang melakukan pelanggaran lalu lintas di Km 57 Tol Cikampek dengan menggunakan mobil Toyota Fortuner plat Dinas 84337-00 dan menjadi viral,” kata dia dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (14/4/2024).

    Pengendara Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal Dilaporkan Asep Adang, Ternyata Pelat Palsu (Instagram)

    Asep mengatakan Nomor Dinas TNI dengan Nopol 84337-00 merupakan nomor dinas kendaraan operasionalnya sehari-hari di Universitas Pertahanan Republik Indonesia sebagai Guru Besar sejak pensiun di tahun 2020.

    Selain itu, kata Asep, kendaraan yang ia gunakan dengan pelat nomor dinas tersebut adalah Pajero Sport dan terdaftar dalam sistem.

    “Bukan Toyota Fortuner sebagaimana yang telah viral di video pemberitaan,” kata Asep.

    Terkait adanya plat nomor yang sama dengan miliknya tersebut, Asep juga mengaku sama sekali tidak tahu.

    Karena, lanjut Asep, secara pribadi dirinya tidak pernah memberikan, meminjamkan, ataupun mendelegasikan penggunaan nomor plat dinas tersebut kepada orang lain.

    “Kami mohon agar pemberitaan di media saat ini untuk diluruskan karena beberapa media online memberitakan seolah-olah saya memiliki hubungan dengan warga sipil di video yang melakukan pelanggaran tersebut, sehingga kami secara pribadi sangat dirugikan dengan pemberitaan ini,” kata Asep.

    “Untuk permasalahan ini, kami juga telah membuat laporan pengaduan di Mapolda Metro Jaya guna membantu tercapainya titik terang dari permasalahan ini,” sambung Asep.(Red)