Makin Cakap Digital, Kodim 0706/Temanggung Ikuti Literasi Digital Sektor Pemerintah Melalui Vicon

    0
    70

    Temanggung,(Cakrayudha-hankam.com) – Prajurit Kodim 0706/Temanggung mengikuti Video Conference, “literasi digital sektor pemerintah di TNI” oleh Kemenkominfo bertempat di ruang Aula kantor kelurahan Temanggung I Jl. Pangeran Diponegoro Gendongan, Selasa (29/8/23).

    Turut hadir dalam acara Video Conference Pasiter Kapten Inf Aris Setianto, beserta 50 anggota kodim 0706/Temanggung, acara ditengadahkan oleh beberapa narasumber literasi digital, bapak Sofian Lusa, Bapak Hari Singgih Noegroho, Bapak Wawan Hermawan, bapak Kristiani Oktriono, Kol Sus Restu Putra, S. Ap, dan Letkol ahmad hafifi S. Ap.

    literasi digital, merupakan pengetahuan serta kecakapan pengguna dalam memanfaatkan media digital, seperti alat komunikasi, jaringan internet dan lain sebagainya. Kecakapan pengguna dalam literasi digital mencakup kemampuan untuk menemukan, mengerjakan, mengevaluasi, menggunakan, membuat serta memanfaatkannya dengan bijak, cerdas, cermat serta tepat sesuai kegunaannya.

    Dalam acara Video Conference, di awali oleh pengarahan Presiden RI Ir. Joko Widodo, “Kewajiban kita bersama untuk terus meminimalkan konten negatif dan membanjiri ruang digital dengan konten-konten positif. Kita harus tingkatkan kecakapan masyarakat agar mampu menciptakan lebih banyak konten-konten kreatif yang menyejukkan dan menyerukan perdamaian. Literasi digital adalah kerja besar, Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri perlu mendapatkan dukungan seluruh komponen bangsa. Saya harap gerakan program Literasi Digital Nasional menggelinding dan terus membesar bisa mendorong berbagai inisiatif di tempat lain melakukan kerja-kerja kongkrit di tengah masyarakat agar makin cakap memanfaatkan internet untuk kegiatan edukasi dan produksi”. Harapnya

    Sementara itu, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. dalam sambutannya menyampaikan, tantangan di dunia digital semakin besar dan semakin berdampak terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Konten-konten negatif terus bermunculan di tengah masyarakat. Demikian pula kejahatan di ruang digital juga semakin meningkat, hoax, penipuan daring, perjudian online, eksploitasi seksual pada anak, prostitusi online, perundungan cyber dan ujaran kebencian terus mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Sebagai anggota TNI merupakan suatu kewajiban bagi kita semua untuk terus memerangi konten negatif. Kita harus membanjiri ruang digital dengan konten-konten yang positif, konten yang akan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, untuk bisa berperan lebih tentunya kita harus memiliki kecakapan digital agar mampu menciptakan lebih banyak konten-konten kreatif.

    “Literasi digital adalah kerja besar yang memerlukan sinergi semua pihak dan ini merupakan program nasional yang telah dicanangkan oleh Bapak Presiden Ir. Joko Widodo sejak tahun 2021. Sebagai prajurit TNI yang merupakan alat negara dan bagian dari komponen bangsa, kita wajib mendukung program Pemerintah tersebut dan mengambil peran dalam kegiatan literasi digital, ”kata Panglima TNI dalam amanatnya.(Red)