Satgas Lapangan Firma Hukum Cakra Yudha Hankam Bekerjasama dengan Pabrik Beras Putri Sejati Kunjungi Ditributor dan Grosir Beras Merek Putri Sejati

    0
    125

    “Terkait Keterlambatan Pengiriman dan Pasokan Beras.”

     

    Denpasar Bali,(Cakrayudha-hankam.com) – Anggota Satuan Tugas (Satgas) Lapangan Firma Hukum Cakra Yudha Hankam dengan kordinator lapangan Anton Hartono S.H., melakukan kunjungan ke toko distributor dan grosir yang mengalami keterlambatan pengiriman beras Putri Sejati dari Banyuwangi.

    Kordinator lapangan Satuan Tugas Lapangan Firma Hukum Cakra Yudha Hankam (Anton Hartono S.H.)

    Berdasarkan pantauan di lapangan keterlambatan tersebut disebabkan adanya penundaan penyeberangan kapal ferry dari Pelabuhan Ketapang ke Gilimanuk dikarenakan ombak laut selat Bali yang besar hingga beresiko fatal kalau penyeberangan tidak dikondisikan dengan baik.

    Untuk mengurai kemacetan panjang, ASDP membatasi penjualan tiket penyeberangan kapal ferry dari pelabuhan Ketapang ke pelabuhan Gilimanuk.

    Pemilik toko grosir, Cahaya Utama (Rianto), Sari Limo (Ko Bun San) dan Mekar Sari (Mega), menyampaikan, “bahwasanya pengiriman beras Putri Sejati sedikit mengalami keterlambatan sampai 2 hari sehingga pelayanan pengiriman ke toko-toko retail pelanggan mengalami sedikit penundaan. (Sabtu, 08/07/23)

    Pengusaha beras merek Putri Sejati (Hery Wijaya) sigap merespon dan menanggulangi permasalahan tersebut dengan menambahkan beberapa armada.

    “Armada cadangan lebih dari 10 truk sudah saya tambahkan supaya bisa mengatasi permasalahan keterlambatan pengiriman akibat penundaan & pembatasan pembelian tiket kapal penyeberangan dari pelabuhan Ketapang ke Gilimanuk serta tetap terjaga kestabilan ketahanan pangan di Provinsi Bali. tandas Ko Hery Wijaya pada awak media mengakhiri perbincangan.(Tim)