Kondisi Tiga Daerah Dekat dengan Pusat Gempa Bantul

    0
    70

    Rumah hingga Masjid Rusak

     

    Yogyakarta,(Cakrayudha-hankam.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah mencatat dampak gempa bermagnitudo 6,4 di Kabupaten Bantul, DIY, juga menyebabkan kerusakan parah di Wonogiri, Purworejo dan Kebumen.

    Tiga kabupaten tersebut berada di garis pantai selatan, sehingga lempeng gempa yang muncul berdampak langsung pada sejumlah bangunan rumah warga, sekolah dan masjid.

    “Banyaknya sekolah dan rumah warga yang rusak di Wonogiri, Purworejo dan Kebumen karena daerah tersebut berdekatan dengan titik episentrum gempa. Selain itu kan lokasinya di pantai selatan juga. Maka waktu semalam di Bantul diguncang gempa, getarannya cukup kuat juga di sana. Jadinya, saat dilaporkan banyak warga yang rumahnya rusak,” kata Kepala BPBD Jateng Bergas Catur, Sabtu (01/07/23).

    Berdasarkan pendataan yang dilakukan BPBD Jateng, ada satu rumah yang rusak sedang dan enam rumah rusak ringan di Kebumen. Bahkan, jaringan listrik di beberapa kecamatan Kebumen juga padam.

    Di Wonogiri, tiga sekolah negeri dan swasta rusak parah lantaran dinding dan atapnya ambruk.

    “Sekolahan yang rusak akibat gempa yaitu gedung SMPN 1 Parangguoito, SMK Pariwisata Pracimantoro dan SMK 1 Giriwoyo. Ada juga masjid yang rusak berat, terus dua bangunan rusak skala ringan. Yang rumah di Wonogiri ada 12 unit rusak ringan,” terangnya.

    Tiga rumah warga Purworejo juga rusak sedang. Kemudian di Purbalingga, ada dua rumah RT 03 RW III yang retak.

    Untuk Wonosobo, petugas BPBD setempat juga menemukan lima rumah rusak ringan di Kecamatan Kaliwiro dan satu tempat ibadah retak-retak.

    “Belum terkonfirmasi lagi apakah yang dindingnya retak itu masjid atau gereja,” jelasnya.

    Satu rumah milik warga bernama Wartini rusak ringan di Kabupaten Magelang. Untuk Kabupaten Tegal, ada seorang warga yang terluka pada bangunan kepala dan punggung karena tertimpa atap rumahnya.

    “Satu orang di Tegal luka ringan dan sudah dibawa berobat ke puskesmas. Mungkin dia tertimpa atap bangunan yang roboh. Karena informasinya di Tegal gempa terasa agak kuat. Makanya di sana juga ada satu rumah yang rusak. Tempatnya di Desa Pegedangan,” ungkapnya.

    Pihaknya masih berkoordinasi dengan tim BPBD tujuh kabupaten guna mendata seluruh kerugiannya yang dialami warga. Pendataan difokuskan pada bangunan yang retak dan warga yang terluka.

    “Masih kita lakukan assessment dan pendataan di lokasi kejadian. Yang penting tetap waspada tapi jangan gampang panik,” pungkasnya.(Red)