Respons Demokrat Banyak Capres Temui AHY: Bisa di Putaran Kedua

    0
    64

    Jakarta,(Cakrayudha-hankam.com) – Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng berkomentar terkait banyaknya bakal calon presiden (bacapres) yang menemui Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjelang Pilpres 2024.

    Andi mengatakan, pertemuan tersebut merupakan hal yang biasa untuk menjalin komunikasi antarpartai politik. Namun, ia menegaskan bahwa Partai Demokrat sudah berkoalisi dengan PKS dan Partai NasDem.

    “Itu biasa saja kan namanya kami terbuka untuk berkomunikasi. Kan pada Pak Prabowo datang ke Pacitan ketemu Pak SBY, begitu juga Mas Airlangga, begitu juga Cak Imin, ya kami selalu terbuka untuk berkomunikasi tetapi kami juga menyampaikan kepada kawan-kawan itu bahwa kami posisinya sekarang ini komitmennya bersama Koalisi Perubahan dan Persatuan,” kata Andi dalam diskusi Polemik Trijaya dengan tema Cawapres Adalah Koentji, Sabtu (17/06/23).

    Meski demikian, Andi menyebut Partai Demokrat siap bekerja sama dengan partai lain di putaran kedua Pilpres 2024.

    “Nah kalau kita mau kerja sama, bisa kerja sama nanti di putaran kedua. Kalau tiga partai kan kemungkinan besar nanti akan ada putaran kedua dan kalau ada putaran kedua mari kita sama-sama, bisa bersama-sama,” tambah Andi.

    Lebih lanjut, untuk kabar masuknya AHY dalam bursa cawapres untuk Ganjar Pranowo, Andi justru enggan berkomentar. Sebab, Partai Demokrat belum bertemu dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

    “Kalau PDIP kita belum tahu. Kan belum ketemu dengan Mbak Puan, Mas AHYnya,” ucap Andi.

    Diberitakan sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan sekaligus Ketua DPR RI Puan Maharani mengungkapkan, sosok yang potensial menjadi calon wakil presiden (Cawapres) Ganjar Pranowo.

    Dia menyebut, dari 10 nama yang ada dikantong Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri salah satunya ada Erick Thohir hingga Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

    “Pencawapresan nama kan banyak, ada 10 kalau boleh saya sebut yang ada di media, Pak Mahfud sudah masuk namanya, Pak Erick Thohir, Pak Ridwan Kamil, Pak Sandiaga Uno, kemudian ada Pak AHY iya kan? Pak AHY, pak siapa lagi mas? pak Airlangga ya kan.

    Nama-nama itu ya masuk ke dalam peta yang ada di pdi perjuangan,” kata Puan, dalam konferensi pers, di Sekolah Partai DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Selasa (6/6).(Red)