KETUA MADAS TURUN LANGSUNG BANTU KEPULANGAN TKW YANG SEMPAT DIRAWAT HAMPIR SATU BULAN DI MAKKAH

0
42

Makkah, ARAB SAUDI || Cakrayudha_hankam.com – Kepedulian terhadap sesama warga negara Indonesia (WNI) di tanah perantauan kembali ditunjukkan oleh MADAS SEDARAH DPCI Arab Saudi. Kali ini, Ketua MADAS SEDARAH DPCI Arab Saudi, Khairul Azam Alfarizi, turun langsung membantu proses kepulangan seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang sebelumnya dikabarkan menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Makkah akibat penyakit stroke.

Informasi mengenai kondisi TKW tersebut pertama kali diterima melalui salah satu anggota MADAS yang berada di Indonesia. Anggota tersebut menyampaikan laporan bahwa ada keluarga yang sudah hampir satu bulan kehilangan komunikasi dengan kerabatnya yang bekerja di Arab Saudi. Belakangan diketahui bahwa yang bersangkutan sedang menjalani perawatan di rumah sakit di Makkah.

Mendapatkan informasi tersebut, MADAS SEDARAH DPCI Arab Saudi segera berupaya menelusuri dan membantu penanganan kasus tersebut.

Alhamdulillah, dalam prosesnya terdapat seorang TKW yang bekerja sebagai perawat di rumah sakit tempat pasien dirawat. Dengan bantuan dan kepeduliannya, berbagai proses penanganan serta administrasi kepulangan dapat dibantu hingga akhirnya pasien dinyatakan dapat meninggalkan rumah sakit dan melanjutkan perjalanan pulang ke Indonesia.

Momen haru terlihat ketika Ketua MADAS SEDARAH DPCI Arab Saudi, Khairul Azam Alfarizi, hadir secara langsung untuk menjemput dan bahkan menggendong TKW tersebut saat proses kepulangannya. Tindakan itu menjadi gambaran nyata bahwa kepedulian terhadap sesama tidak cukup hanya melalui kata-kata, tetapi harus diwujudkan dengan tindakan nyata.

Tidak berhenti sampai di situ, Ketua MADAS juga telah berkoordinasi dengan pihak KP2MI agar setibanya di Jakarta, pasien mendapatkan pendampingan dan bantuan dari petugas menuju ruang tunggu penerbangan lanjutan. Hal ini mengingat perjalanan pasien tidak langsung menuju Surabaya, melainkan harus transit terlebih dahulu di Jakarta.

Bagi MADAS SEDARAH, kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah dan organisasi. Siapa pun warga Indonesia yang membutuhkan pertolongan di tanah rantau sudah sepatutnya mendapatkan perhatian dan bantuan sesuai kemampuan.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa di tengah jauhnya jarak dari tanah air, masih ada saudara-saudara sebangsa yang siap mengulurkan tangan.

MADAS SEDARAH DPCI ARAB SAUDI — Satu hati, satu tujuan, satu keluarga. Menjaga martabat di tanah rantau. (red)