Perkuat Keamanan dan Ketertiban, Kepala KPR Rutan Surabaya Turun Langsung Bina Warga Blok CHANDRAPURA

0
17

SURABAYA || Cakrayudha_hankam.com – Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya terus diperkuat melalui pendekatan persuasif dan pembinaan secara langsung kepada warga binaan.

Kali ini, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Kelas I Surabaya, Andra Naftali Gustaf Vano, turun langsung memberikan pengarahan kepada warga binaan di Blok Chandrapura. Kegiatan yang berlangsung di selasar blok tersebut menjadi bagian dari upaya preventif untuk meningkatkan kedisiplinan, mencegah potensi gangguan keamanan, serta menciptakan lingkungan hunian yang aman dan kondusif.

Pengarahan diikuti para penghuni blok dengan tertib. Dalam kegiatan tersebut, warga binaan diingatkan bahwa keamanan dan ketertiban bukan semata-mata tanggung jawab petugas, melainkan membutuhkan kesadaran dan partisipasi seluruh penghuni rutan.

Kedepankan Pendekatan Persuasif dan Humanis

Andra Naftali Gustaf Vano menegaskan, keamanan merupakan fondasi penting dalam mendukung keberhasilan program pembinaan warga binaan. Karena itu, kepatuhan terhadap tata tertib harus berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap hak-hak warga binaan dan pelayanan yang manusiawi.

“Kami selalu siap memberikan pelayanan dan perlindungan serta memenuhi hak-hak saudara sekalian. Namun, hal itu juga harus diimbangi dengan komitmen bersama untuk menjaga ketertiban, mematuhi tata tertib, dan saling menghormati,” tegas Andra dalam arahannya.

Ia menekankan, keharmonisan di lingkungan hunian tidak terbentuk dengan sendirinya, tetapi harus dibangun melalui kedisiplinan, kepedulian, dan tanggung jawab bersama.

“Di Rutan Kelas I Surabaya ini, kita adalah satu rumah dan satu keluarga. Mari bersama-sama mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, kondusif, dan nyaman. Tetap semangat menjalani masa pembinaan. Jadikan kesempatan ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Menurut Andra, komunikasi langsung dengan warga binaan merupakan salah satu langkah untuk membangun kesadaran, memperkuat hubungan yang baik antara petugas dan penghuni, serta mencegah persoalan berkembang menjadi gangguan keamanan dan ketertiban.

Kebersihan dan Larangan Barang Terlarang Jadi Perhatian

Dalam pengarahan tersebut, warga binaan juga diingatkan agar menjaga kebersihan kamar dan lingkungan blok, menghindari segala bentuk pelanggaran tata tertib, serta tidak menyimpan atau menguasai barang-barang yang dilarang berada di dalam rutan.

Selain itu, warga binaan diminta segera menyampaikan laporan kepada petugas apabila menemukan persoalan, kendala, atau indikasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun sistem kewaspadaan bersama. Deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan perlu didukung komunikasi yang terbuka, respons petugas yang tepat, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

Pendekatan persuasif tetap harus berjalan seiring dengan pelaksanaan aturan secara konsisten. Dengan demikian, suasana yang kondusif dapat dipertahankan tanpa mengesampingkan hak, martabat, dan tanggung jawab setiap warga binaan.

Karutan: Pembinaan Harus Berjalan Positif dan Berkelanjutan

Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, turut menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan rutan yang sehat, aman, dan kondusif.

“Kami senantiasa hadir untuk mengayomi serta memfasilitasi setiap warga binaan agar fokus menjalani masa binaan dengan positif dan penuh optimisme,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pelaksanaan pengamanan tidak hanya berkaitan dengan penegakan tata tertib, tetapi juga harus mendukung proses pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku dan perbaikan diri.

Lingkungan yang aman dan tertib diharapkan memberi ruang bagi warga binaan untuk mengikuti program pembinaan secara optimal, membangun kedisiplinan, serta mempersiapkan diri untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat.

Disiplin Bersama, Keamanan Terjaga

Pengarahan langsung di Blok Chandrapura menjadi bagian dari upaya berkelanjutan jajaran pengamanan Rutan Kelas I Surabaya dalam memperkuat kedisiplinan dan mencegah potensi gangguan keamanan.

Para warga binaan tampak menyimak arahan yang disampaikan. Kegiatan tersebut diharapkan mendorong tumbuhnya komitmen bersama untuk menjaga ketertiban, kebersihan, dan keharmonisan di lingkungan hunian.

Keberhasilan menjaga stabilitas keamanan membutuhkan konsistensi petugas dalam menjalankan tugas, kepatuhan warga binaan terhadap aturan, serta komunikasi yang berjalan baik di antara seluruh pihak.

CAKRA YUDHA HANKAM menegaskan, keamanan rutan tidak cukup hanya mengandalkan pengawasan, tetapi juga harus diperkuat melalui kedisiplinan, deteksi dini, dan pembinaan yang humanis. Ketegasan dalam menegakkan aturan harus berjalan seiring dengan penghormatan terhadap hak-hak warga binaan.

Dengan komitmen bersama, Rutan Kelas I Surabaya diharapkan mampu menjaga lingkungan hunian yang aman, tertib, bersih, dan kondusif, sekaligus mendukung pelaksanaan pembinaan pemasyarakatan secara berkelanjutan. (red-oki)