MALANG || Cakrayudha_hankam.com – Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya (PPIR) Korwil dan Korda Jawa Timur menggelar konsolidasi akbar yang dirangkaikan dengan deklarasi Sahabat Prabowo Indonesia Raya (SAPIR) di Harris Hotel Malang, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkokoh kesolidan organisasi dalam mengawal keberlanjutan program pembangunan nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum PPIR Letjen TNI (Purn) Musa Bangun, Ketua PPIR Jawa Timur Letjen TNI (Purn) Tony SB Hoesodo, serta Ketua Umum SAPIR KH Muchlis Muchsin, dan diikuti oleh ratusan purnawirawan serta relawan yang mengenakan seragam krem khas organisasi.
Dalam arahannya, Ketua Umum PPIR Letjen TNI (Purn) Musa Bangun menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh kader dan relawan atas komitmen kuat mereka dalam mendukung program-program pemerintah pusat.
”Kami mewakili Presiden Prabowo ingin menyapa dan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada kita semua. Ini merupakan suatu komitmen dalam mendukung program nasional,” ujar Musa Bangun.
Sebagai organisasi mitra strategis, SAPIR dirancang untuk memperluas jangkauan aspirasi masyarakat hingga ke tingkat akar rumput dan pedesaan di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur, serta akan diperluas secara nasional menyusul konsolidasi serupa yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kota Manado.
Sementara itu, Ketua Umum SAPIR KH Muchlis Muchsin menekankan bahwa sinergi antara purnawirawan dan relawan merupakan pilar penting dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di daerah. Ia menegaskan bahwa seluruh struktur organisasi bergerak dalam satu komando yang solid.
”Deklarasi dan konsolidasi ini mempertegas bahwa perjuangan purnawirawan tidak berdiri sendiri. Kolaborasi erat akan mempercepat penyampaian program nyata pemerintah ke tengah-tengah warga Jawa Timur secara transparan,” ujar Muchlis.
Melalui konsolidasi ini, PPIR dan SAPIR menyatakan kesiapannya untuk terus menjadi motor penggerak ketahanan sosial, menjaga kondusivitas wilayah, serta aktif memfasilitasi pemberdayaan ekonomi masyarakat di seluruh pelosok negeri. (red-051)

