Pasuruan || Cakrayudha_hankam.com – Di balik pendataan penerima desil, muncul pertanyaan soal seberapa mutakhir data yang digunakan Dinas Sosial Kota Pasuruan (Dinsos). Aliansi Poros Tengah menduga masih terdapat data lama yang digunakan dalam proses pendataan.
Sorotan itu muncul setelah aliansi melakukan evaluasi terhadap data penerima. Mereka menilai pemutakhiran dan verifikasi lapangan penting dilakukan agar data benar-benar menggambarkan kondisi masyarakat terkini.

“Jangan sampai data yang sudah lama masih dipakai tanpa verifikasi ulang. Data harus benar-benar diperbarui dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan,” ujar Yudi Bulenk perwakilan Aliansi Poros Tengah. Senin (14/09/2029).
Aliansi meminta Dinsos melakukan evaluasi secara menyeluruh dan memastikan proses pendataan berjalan transparan serta tepat sasaran. Publik pun menanti penjelasan Dinsos terkait validitas data yang digunakan. (RMT)

