Madas DPAC Wonokromo Siapkan Restrukturisasi Pengurus, Perkuat Soliditas Jelang HUT Madas Sedarah

0
131

SURABAYA | Cakrayudha_hankam.com — Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Madas Sedarah pada Oktober mendatang, rencana restrukturisasi kepengurusan Madas DPAC Wonokromo menjadi langkah strategis untuk memperkuat soliditas internal, meningkatkan efektivitas organisasi, serta memastikan roda organisasi berjalan lebih terarah dan profesional.

Restrukturisasi tersebut tidak semata-mata dimaknai sebagai pergantian posisi kepengurusan, melainkan sebagai upaya melakukan evaluasi dan penataan organisasi berdasarkan kapasitas, integritas, loyalitas, serta komitmen para pengurus terhadap visi dan kepentingan organisasi.

Sejumlah bidang strategis dinilai perlu mendapatkan penguatan, antara lain Bidang Kaderisasi dan Sumber Daya Anggota, yang berperan dalam memastikan regenerasi organisasi berjalan berkelanjutan sekaligus mempererat hubungan persaudaraan antar anggota.

Selanjutnya, Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) dan Antar-Lembaga diarahkan untuk memperkuat komunikasi serta sinergi dengan tokoh masyarakat, pemerintah setempat, aparat terkait, maupun organisasi kemasyarakatan lainnya di wilayah Wonokromo dan Surabaya.

Sementara itu, Bidang Usaha Mandiri dan Ekonomi Anggota diharapkan mampu mendorong pengembangan potensi ekonomi organisasi sehingga Madas Wonokromo secara bertahap dapat membangun kemandirian dan tidak hanya bergantung pada sumber pendanaan tertentu.

Adapun Bidang Keamanan dan Satgas diarahkan untuk menjaga kondusivitas internal, membantu pengamanan kegiatan organisasi, serta memastikan setiap agenda berjalan tertib dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan sesuai ketentuan hukum.

Dalam proses penataan kepengurusan, diperlukan mekanisme yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan. Salah satunya melalui pembentukan tim formatur atau tim kaji yang terdiri dari sejumlah senior dan tokoh organisasi untuk melakukan pemetaan terhadap rekam jejak, kapasitas, loyalitas, serta komitmen calon pengurus.

Kriteria utama yang menjadi pertimbangan antara lain integritas, loyalitas, kemampuan berkomunikasi, tanggung jawab, keterbukaan, serta keaktifan dalam menjalankan roda organisasi.

Ketua DPAC Madas Wonokromo, Oki Nur Tristianto, menegaskan bahwa restrukturisasi harus dipandang sebagai momentum pembenahan organisasi, bukan sebagai ajang perebutan jabatan.

“Restrukturisasi ini kami arahkan untuk memperkuat organisasi, bukan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok. Kami ingin menempatkan orang-orang yang memiliki kapasitas, integritas, loyalitas, dan benar-benar siap bekerja untuk organisasi serta masyarakat,” ujar Oki Nur Tristianto.

Menurutnya, kepengurusan yang baru nantinya harus mampu bekerja secara nyata, membangun komunikasi yang sehat, serta menjaga marwah dan nama baik Madas Sedarah.

“Yang terpenting bukan siapa yang mendapatkan posisi, tetapi bagaimana seluruh pengurus mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Kami ingin Madas DPAC Wonokromo semakin solid, tertib, humanis, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Pembina Madas DPAC  Wonokromo, H. Umar Faruq, menyatakan bahwa perayaan HUT Madas Sedarah pada Oktober dapat menjadi momentum penting untuk memperkenalkan sekaligus mengukuhkan kepengurusan hasil restrukturisasi.

“Momentum ulang tahun Madas Sedarah di bulan Oktober kami harapkan menjadi panggung untuk memperkenalkan dan meresmikan kepengurusan baru. Harapannya, semangat kebersamaan semakin kuat dan organisasi semakin memiliki arah yang jelas,” ungkap H. Umar Faruq.

Dengan adanya restrukturisasi tersebut, Madas Wonokromo diharapkan tidak hanya kuat secara internal, tetapi juga mampu membangun hubungan kelembagaan yang konstruktif serta hadir memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.

Tegas dalam sikap, solid dalam organisasi, dan tetap menjunjung tinggi integritas serta ketentuan hukum menjadi prinsip utama dalam perjalanan Madas Wonokromo ke depan. (red)