Koarmada II Ikuti Penutupan Latopsfib Pada Latihan TNI Terintegrasi 2026

0
17

Surabaya || Cakrayudha_hankam.com – Latihan Operasi Amfibi (Latopsfib) dalam Latihan TNI Terintegrasi Tahun 2026 yang telah sukses dilaksanakan di Pantai Todak, Dabo Singkep, Kepulauan Riau, resmi ditutup oleh Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksdya TNI Dr. Denih Hendrata selaku Direktur Latihan (Dirlat), Kamis (6/9). Jajaran Koarmada II mengikuti prosesi penutupan secara virtual dari Lounge Majapahit, Markas Komando Koarmada II, Ujung, Surabaya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Staf Koarmada II Laksma TNI Agam Endrasmoro, para Pejabat Utama Koarmada II, para Asisten Pangkoarmada II, serta para Komandan dan Kepala Satuan Kerja jajaran Koarmada II. Keikutsertaan secara virtual ini menjadi wujud komitmen Koarmada II dalam mendukung pelaksanaan Latihan TNI Terintegrasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapan operasional dan profesionalisme prajurit TNI Angkatan Laut.

Dalam sambutannya, Pangkoarmada RI menyampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh penyelenggara, pelaku latihan, komandan satuan, komandan KRI, serta seluruh prajurit yang telah menunjukkan dedikasi, disiplin, loyalitas, dan semangat juang selama latihan berlangsung.

Menurutnya, latihan tersebut berhasil meningkatkan kemampuan perencanaan, komando dan pengendalian, interoperabilitas, serta kesiapan operasional dalam melaksanakan operasi amfibi terpadu sebagai bekal membangun kekuatan matra laut yang semakin profesional, modern, dan siap menghadapi berbagai bentuk ancaman.

Pangkoarmada RI juga menegaskan bahwa berakhirnya latihan bukan berarti berakhirnya proses belajar. Sebaliknya, setiap kelebihan harus terus dipertahankan, setiap kekurangan harus diperbaiki, setiap pengalaman dijadikan pelajaran, dan setiap hasil evaluasi menjadi pijakan untuk meningkatkan kemampuan.

Ia menekankan bahwa kekuatan militer yang tangguh bukanlah kekuatan yang tidak pernah melakukan kesalahan, melainkan kekuatan yang terus belajar dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan.

Sebelumnya, Koarmada II juga menggelar doa bersama sebagai rangkaian penutupan Latopsfib dalam Latihan TNI Terintegrasi Tahun 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di tempat ibadah sesuai agama masing-masing tersebut menjadi ungkapan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian latihan.

Prajurit beragama Islam melaksanakan doa di Masjid Al-Mahdi, umat Hindu di Pura Jala Wira Dharma Koarmada II, serta umat Kristen di Gereja GPIB Galilea Pasiran, sebagai wujud kebersamaan dan harapan agar hasil latihan semakin memperkuat kesiapan Koarmada II dalam mendukung tugas TNI Angkatan Laut.

(Pen/2/red-051)