KRI Bima Suci Tiba di Manila, Pererat Diplomasi Maritim Indonesia–Filipina

0
18

Filipina || Cakrayudha_hankam.com – KRI Bima Suci yang mengemban misi Muhibah Diplomasi Duta Bangsa dan Latihan Praktek (Lattek) Kartika Jala Krida (KJK) Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Tahun 2026 tiba di Pier 15, South Harbour, Port of Manila, Filipina, Kamis (2/7).

Kehadiran kapal latih kebanggaan TNI Angkatan Laut tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat diplomasi maritim Indonesia melalui pelayaran muhibah, sekaligus mempererat hubungan persahabatan, kerja sama pertahanan, dan hubungan bilateral antara Indonesia dengan Filipina.

Setibanya di Manila, Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto beserta rombongan disambut oleh Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Manila Victorina Hesti Dewayani, Komandan Kodiklatal Letjen TNI Marinir Nur Alamsyah, S.E., M.M., M.Tr.(Han.), Direktur Pendidikan Kodiklatal Brigjen TNI Marinir Fransisco Simanjorang, S.H., M.Han., Atase Pertahanan Republik Indonesia di Manila Kolonel Laut (T) Meldi, S.E., M.Tr.Hanla., M.M., serta perwakilan Philippine Navy.

Penyambutan berlangsung hangat dan penuh keakraban sebagai cerminan eratnya hubungan kedua negara, khususnya di bidang pertahanan, pendidikan militer, dan keamanan maritim.

Selama berada di Manila, rombongan Lattek Kartika Jala Krida Taruna AAL 2026 akan melaksanakan berbagai kegiatan diplomasi. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan profesional antara TNI Angkatan Laut dan Philippine Navy, sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat Filipina.

Dalam kesempatan tersebut, Komandan Kodiklatal Letjen Marinir Nur Alamsyah, S.E., M.M., M.Tr.(Han.), memberikan pengarahan kepada para Taruna Akademi Angkatan Laut yang mengikuti Misi Muhibah Diplomasi Duta Bangsa dan Lattek Kartika Jala Krida Tahun 2026.

Komandan Kodiklatal menekankan agar seluruh taruna senantiasa menjaga disiplin, nama baik TNI Angkatan Laut, serta menjadikan setiap rangkaian kegiatan sebagai sarana menimba pengalaman, memperluas wawasan, dan meningkatkan profesionalisme sebagai calon perwira matra laut.

Diharapkan para taruna mampu menjadi duta bangsa yang berkarakter, profesional, dan mampu menampilkan citra positif Indonesia dalam setiap pelaksanaan misi di negara sahabat.

(Pen/2/red-051)